Berita

Tubagus Arif/net

PKS: Ahok Banyak Bohong

MINGGU, 18 OKTOBER 2015 | 11:12 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Anggota DPRD DKI Jakarta, Tubagus Arif menilai alasan penolakan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengeluarkan izin pengajian di Monumen Nasional (Monas) Jakarta Pusat tidak berdasar.

"Penolakan Ahok tidak beralasan. Ahok terlalu khawatir dan enggak realistis," kata politikus Partai Keadlilan Sejahtera (PKS) itu, Minggu (18/10).

Menurut Arif, padahal saat Presiden Joko Widodo menjabat gubernur DKI, Majelis Rasulullah SAW diperkenankan mengadakan dzikir dan tabligh akbar di Monas.


Anggota Komisi E DPRD DKI itu menambahkan, seharusnya Ahok juga langsung menyatakan menolak pengajian di Monas, tanpa perlu menjadikan pedagang kaki lima (PKL) sebagai alasan.

"Jadi, banyak bohongnya," tukas Arif seperti dikutip dari RMOL Jakarta.

Sebelumnya, Ahok menyatakan tidak akan mengeluarkan izin kepada Majelis Rasulullah SAW untuk mengadakan dzikir dan tabligh akbar bersama Habib Umar bin Hafidh di Monas yang rencananya digelar pada 9 November, pukul 20.30 WIB.

Ahok beralasan doa bersama tersebut bakal memancing para PKL menggelar barang dagangannya. Seperti diketahui, Pemprov DKI sudah melarang para PKL masuk ke kawasan Monas. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya