Berita

Nafsiah Mboi

Buku Sepak Terjang Almarhum Ben Mboi Dibedah di Jakarta

JUMAT, 16 OKTOBER 2015 | 21:46 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Mengenang 100 hari berpulangnya Brigjen (Purn) dr. Aloysius Benedictus Mboi, MPH, pihak keluarga dan Penerbit Kepustakaan Populer Gramedia (KPG) menerbitkan buku karya almarhum berjudul "Ben Mboi - Percikan Pemikiran Menuju Kemandirian Bangsa" yang ditulis semasa hidupnya.

Untuk memperkenalkan secara lebih luas gagasan-gagasan Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur periode 1978-1988 itu kepada masyarakat Indonesia, pihak penerbit dan keluarga juga mengadakan acara peluncuran dan bedah buku di Bentara Budaya Jakarta, Jalan Palmerah Selatan, Jakarta (Jumat sore, 16/10).

Acara peluncuran buku karya Almarhum Ben Mboi yang juga suami mantan Menteri Kesehatan RI, dr. Nafsiah Mboi, Sp.A, MPH ini menampilkan Prof. DR. M. Ryaas Rasyid, MA (mantan Menteri Negara Otonomi Daerah), Dr. Benny K. Harman, SH (Wakil Ketua Komisi III DPR RI) dan Drs. FX Bambang Ismawan, MS (pemikir sosial) sebegai pembedah. Dan Drs. Rikard Bagun (Wakil Pemimpin Umum Harian Kompas) sebagai moderator.


Sebelum diskusi, Nafsiah Mboi menyampaikan sambutan. Dalam sambutannya, ia mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya peluncuran dan diskusi yang dihadiri banyak tokoh.

Menurut editor buku tersebut, Paskalis M.B. Ledo Bude, buku "Ben Mboi-Percikan Pemikiran Menuju Kemandirian Bangsa" ini terdiri atas dua bagian yaitu bagian pertama tentang karya dan karsa sebagai Gubernur NTT dan bagian kedua tentang refleksi selepas purna tugas: Kemandirian Bangsa.

Selama sepuluh tahun memimpin NTT, Ben Mboi telah melaksanakan beberapa Program Pembangunan NTT, seperti Dana Kesehatan Rakyat (DKR), Operasi Nusa Makmur (ONM), Operasi Nusa Hijau (ONH), Panca Warsa Benah Desa dan lain-lain.

"Kita perlu mengetahui sepak terjang Ben Mboi ketika melaksanakan kegiatan ONM, ONH dan Panca Warsa Benah Desa," ungkapnya.

Ben Mboi menulis latar belakang pelaksanaan program ONM dan ONH dengan mengutip pernyataan Multatuli dalam bukunya "Max Havelaar" sebagai berikut: Vreugde is niet in het oogsten van de rijst; vreugde is in het oogsten van de rijst die jij zelf geplant hebt.” (Happiness is not in harvesting rice; happiness is in harvesting rice, which you yourself have planted”). Yang artinya Apa yang kita makan, minum, pakai, dan sebagainya, alangkah bahagianya kalau itu bukan pemberian orang, bukan belas kasihan orang, melainkan keringat kita sendiri”.

"Singkatnya, Ben Mboi mau mengatakan bahwa masyarakat NTT mestinya mandiri dalam segala hal, minimal dalam hal pemenuhan kebutuhan pokoknya saja," terang Paskalis.

Oleh karena itu, lanjut Paskalis, Ben Mboi sebagai Gubernur NTT kala itu adalah orang yang paling bertanggung jawab dalam hal memberikan jaminan kemakmuran dan kesejahteraan bagi rakyat NTT.

"Kemudian dia dan jajaran pemerintah daerah yang ada di NTT ketika itu bersama masyarakatnya melaksanakan program ONM, ONH dan Panca Warsa Benah Desa," tukasnya. [zul]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya