Berita

zulkifli hasan/net

Zulkifli Hasan: Konsep Bela Negara Harus Disesuaikan Zaman

JUMAT, 16 OKTOBER 2015 | 15:15 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengapresiasi wacana Kementerian Pertahanan yang akan meluncurkan program bela negara.

"Menurut saya bela negara ini sangat penting," kata Zulkifli usia menyampaikan pidato kebangsaan di depan civitas akademika Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), di Solo, Jawa Tengah (Jumat, 16/10).

Mengenai konten dan materi bela negara itu, menurut Zulkifli harus disesuaikan dengan kondisi  kekinian.


"Disesuaikan saja dengan perkembangan masa kini. Jadi, supaya disesuaikan dengan generasi twitter dan generasi facebook sekarang ini," tambah dia seperti rilis Humas MPR.

Mengenai bentuknya, Zulkifli juga menyerahkan kepada Kementerian Pertahanan. "Ya terserah, yang penting disesuaikan dengan perkembangan zaman. Kan beda bela negara tahun-tahun dulu, terutama model, intinya sama. Tapi tata caranya mungkin beda dengan zaman sekarang," jelasnya.

Menjawab pertanyaan apakah negara kita berada dalam kondisi terancam sehingga bela negara itu diperlukan, menurut Zulkifli tidak sampai kesana.

"Terancam sih tidak, tapi sekang roh kebangsaan mulai luntur. Persaudaraan kebangsaan sudah saling menglkhianati. Jadi perlu wawasan kebangsaan itu," tukas Zulkifli sambil menambahkan bahwa MPR siap bekerja sama dengan Kemenhan untuk memasukkan materi 4 Pilar MPR di program bela negara.[wid]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya