Berita

setya novanto/net

Bahas Asap, Pimpinan DPR Rapat dengan Luhut Panjaitan Cs

JUMAT, 16 OKTOBER 2015 | 10:51 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pimpinan DPR RI bertemu dengan sejumlah menteri Kabinet Kerja di ruang pimpinan DPR, Lantai 3, Nusantara‎ III, Komplek Senayan, Jakarta (Jumat, 16/10).

Rapat yang juga diikuti pimpinan komisi itu membahas soal penanganan kabut asap.

Terpantau, unsur DPR hadir Ketua DPR Setya Novanto, Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan, Ketua Komisi I Mahfudz Siddiq, Ketua Komisi II Rambe Kamarul Zaman, Wakil Ketua Komisi III Benny K Harman, Wakil Ketua Komisi I Tantowi Yahya, dan Wakil Ketua Komisi IV Herman Khaeron.


Sementara para menteri yang hadir adalah Menko Polhukam Luhut B Pandjaitan, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, dan Menteri Kesehatan Nila F Moelok.

Dalam pertemuan itu, Setya Novanto melakukan percakapan dengan telewicara dengan load speaker seorang warga Palembang bernama Pipit. Di sana Pipit menyampaikan curhat tentang kondisi kebakaran hutan di wilayahnya. Pipit mendapat kesempatan berbicara dengan para menteri yang hadir.

Kepada Menko Polhukam, Pipit menyampaikan tentang kondisi asap yang semakin memburuk di tempatnya tinggal. Bahkan, jarak pandang hanya mencapai 200-300 meter. Tak hanya itu, asap juga mengganggu sejumlah penerbangan.

Setelah berbincang sekitar 10 menit, Luhut menjelaskan kondisi mutakhir kebakaran hutan di Sumatera dan Kalimantan lewat slide persentasi. Pada sesi ini, penjelasan dilaksanakan secara tertutup.

Seperti diketahui, bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Sumetara dan Kalimantan sudah merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat. Apalagi bencana ini sudah berlangsung selama tiga bulan. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya