Berita

foto:rmol

Politik

LIRA Dukung Pembentukan Kader Bela Negara

JUMAT, 16 OKTOBER 2015 | 10:44 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) akan tetap konsisten sebagai pendukung pemerintahan dan terus mendorong transparansi pengelolaan negara dalam rangka menciptakan good governance.

LIRA juga akan tetap fokus membongkar praktik- praktik korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) yang dilakukan oleh para pejabat negara dari tingkatan daerah sampai tingkat nasional.

"Hal tersebut dilakukan LIRA agar Indonesia di masa mendatang bebas dari KKN sehingga menjadikan Indonesia negara yang hebat dan kuat," kata Presiden LIRA, Olivia Elvira alias Ollies Datau dalam sambutannya pada Rapat Pleno I di Jakarta, Kamis (15/10).


Ollies juga menyinggung soal rencana pemerintah untuk membentuk kader bela negara seperti yang diusulkan Kementerian Pertahanan. LIRA sangat mendukung program bela negara yang akan dilaksanakan pemerintah. Alasannya, karena selain menanamkan rasa cinta Tanah Air hal itu juga bermanfaat untuk keamanan nasional.

"Kader bela negara sangat diperlukan demi keamanan dan kepentingan nasional," tutur Ollies.
 
Lebih lanjut aktivis perempuan yang terpilih sebagai Presiden LIRA pada Munas II LIRA Agustus 2015 lalu itu menjelaskan bahwa Indonesia adalah negara yang sangat luas oleh karena itu diperlukan partisipasi masyarakat dalam hal menjaga kedaulatan negara. Salah satu program yang nyata adalah membentuk kader bela negara seperti yang direncanakan pemerintah.

"LIRA sejak 2011 sudah mempunyai konsep bela negara, maka ketika pemerintah berencana membentuk kader bela negara, kita dukung secara penuh, dan telah menjadi salah satu program LIRA lima tahun ke depan selain dimana LIRA juga akan menjadi lembaga yang akan berperan dalam pengawasan pengucuran dana desa," demikian Ollies.

Diketahui, agenda Rapat Pleno I LIRA adalah penyerahan Surat Keputusan (SK) dan pengukuhan kepengurusan DPP LIRA masa bakti 2015-2020 oleh Ketua Dewan Pendiri LIRA HM. Jusuf Rizal. Pada kepengurusan kali ini, ada beberapa nama tokoh nasional yang sudah dikenal publik seperti  Indra J. Piliang yang didaulat sebagai Wakil Presiden LIRA bidang Polhukam selanjutnya Ibu Hana Fadel (Anggota DPD RI) sebagai Wakil Presiden bidang komunikasi dan hubungan antar lembaga. Ada juga Poempida Hidayatullah dan Ruhut Sitompul selaku Dewan Pakar, serta Aboebakar Al Habsy sebagai Dewan Pembina bersama M. Jafar Hafsah dan Mayjend TNI (Purn) Arif Siregar.[wid]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya