Berita

Properti

Perusahaan Pribumi Berhasil Akuisisi Salah Satu Bangunan Komersil di London

RABU, 14 OKTOBER 2015 | 14:26 WIB | LAPORAN:

.‎ Sinar Mas Land Sukses mengakuisisi salah satu bangunan komersil ikonik di pusat kota London, Inggris, yakni Alphabeta Building (AB). Perusahaan properti ini membeli aset gedung tersebut senilai 259,3 juta pounsterling atau setara dengan Rp 5,5 triliun.

"Kami berharap langkah akuisisi ini semakin memantapkan portofolio properti sekaligus posisi perusahaan sebagai salah satu pelaku usaha properti terdepan di London

"Langkah ini juga mempertegas diversifikasi portofolio investasi dari grup yang memiliki basis usaha di Indonesia," ujar Ferdinand Sadeli, Executive Director Sinarmas Land Limited di Jakarta, Rabu (14/10).


Gedung AB sendiri berlokasi di jantung area Shoreditch yang memiliki kemudahan akses dan transportasi. Kawasan ini diakui secara internasional sebagai pusat kreatif dan inovasi komersial, bahkan dianggap sebagai the next Silicon Valley kota London.

Lebih lanjut ia jelaskan bila paska akuisisi Alphabeta Building (AB) tersebut, maka portofolio grup Sinar Mas Land terkait investasi properti internasional akan diperkuat secara signifikan lewat sewa jangka panjang oleh penyewa terkemuka sehingga dapat menyediakan pendapatan sewa berulang yang stabil. Sejauh ini Sinar Mas Land telah melakukan transaksi dengan nilai lebih dari 1 miliar dolar AS di London dalam waktu yang relatif singkat, yakni 2,5 tahun sejak akuisisi perdana di ibukota Inggris tersebut pada bulan Juni 2013.

"Sinar Mas Land Group tetap menatap positif prospek jangka panjang dari pasar properti komersial di London, dan terus berupaya mencari peluang investasi di kota tersebut dan beragam kota lainnya di Eropa demi diversifikasi portofolio dan untuk memperoleh apresiasi modal jangka panjang perusahaan," tutup Ferdinand. [ysa]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya