Berita

Bisnis

Pemerintah Pantau Dong Birokrasi Perizinan

KAMIS, 08 OKTOBER 2015 | 05:19 WIB | LAPORAN:

Ketua umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia, Handaka Santosa meminta pemerintah bersikap tegas dengan paket kebijakan ekonomi yang digulirkan.

Menurutnya, implementasi dari kebijakan ekonomi pemerintah masih terganjal ditataran bawah. Hal ini dirasakan pada saat dirinya ingin membangun sebuah pusat perbelanjaan.

"Saya punya pengalaman mau mendirikan usaha di satu daerah. Waktu saya mengajukan permohonan domisili, dengan sok tahunya petugas itu bilang bapak jalan saja dulu nanti setelah usaha berdiri 75 persen baru izin domisili keluar," kata  Handaka mengulang pengaalamannya saat diskusi di Menara Global, Jakarta Selatan, Rabu malam (7/10).

Dia jelaskan, petugas tersebut tidak mengerti bahwa surat domisili usaha merupakan langkah awal untuk mengajukan perizinan lainnya.

"Jadi saya bilang ke petugas itu, kalau surat ini tidak keluar, usaha saya tidak bisa jalan 75 persen, karena surat domisili ini awal saya mengajukan izin yang lain. Kalau sudah begitu ya sudah. Saya tidak jadi bangun. Bisa dibayangkan berapa banyak pekerja yang bisa diserap dalam pembangunan pusat perbelanjaan itu kalau perizinan bisa lancar," imbuhnya.

Lebih lanjut, Handaka mengatakan, langkah penyederhanaan perizinan sebagai salah satu faktor penting dalam paket kebijakan yang dikeluarkan. Namun pemerintah mesti memantau implementasi kebijakan tersebut ditingkat bawah.

"Jangan sampai petugas dilapangan nggak tahu tugas mereka sendiri, ide yang baik bisa tidak berjalan kalau petugasnya nggak ngerti perannya itu apa," tutup Handaka. [sam]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya