Berita

Priyanka Chopra/net

Blitz

Priyanka Chopra, Dicap Teroris Arab

SELASA, 06 OKTOBER 2015 | 09:25 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Artis top Bollywood ini mendapatkan kesempatan ber­main di serial Hollywood, Quan­tico. Kemampuan akting dan kerja keras Priyanka Chopra akan diperlihatkan. Sebelum melakukan pengambilan gam­bar, Miss World 2000 ini harus 'kerja rodi' mengasah kemam­puan bahasa Inggrisnya. Menu­rut Chopra, kesulitan utamanya adalah penggunaan lafal bahasa Inggris supaya terdengar alami.

Chopra bermain sebagai agen FBI Alex Parrish yang baru saja direkrut. Namun pada suatu ke­tika, dirinya menjadi tersangka serangan teroris setelah ditemu­kan di lokasi ledakan tanpa luka serius, seperti ditampilkan pada episode perdana Quantico.

Rupanya adegan yang di­lakukan Chopra juga pernah dialaminya di dunia nyata. Saat tampil di Hollywood, Chopra disebut sebagai teroris Arab oleh komentar negatif pelaku rasis di negeri Paman Sam.


Dia menggambarkan, ko­mentar negatif yang diarahkan kepadanya menunjukkan jika beberapa orang masih berlaku rasis. Selain itu, beberapa orang yang memberikan sebutan ke­pada Chopra seolah memiliki ketakutan tak berdasar terhadap suatu agama atau ras.

"Banyak sekali komentar yang datang kepada saya menyebut 'teroris Arab'. Saya membalas­nya dengan mengatakan, 'ba­gaimana mungkin orang Arab selalu disebut teroris.' Lagipula, saya ini berkebangsaan India," beber Chopra.

Pengalaman tak menyenang­kan itu dialami saat Chopra tampil di Football League's Thursday Night Football pada 2013. Di acara bergengsi itu, Chopra mendapatkan kesempa­tan emas menyanyikan lagu In My City.

Yang lain. Ia pun mengaku tak kesulitan beradegan ranjang saat syuting Quantico.

"Saya tak terlalu sulit mem­erankan adegan yang tampak seperti berhubungan intim itu. Kami hanya melakukan syut­ing untuk adegan itu selama satu jam," ujar Chopra sambil tertawa. ***

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Sidang 6 Agustus Bukan Kemenangan yang Dianulir

Jumat, 31 Juli 2026 | 04:05

Jakarta Libatkan Kawasan Aglomerasi dalam Lestarikan Budaya Betawi

Jumat, 31 Juli 2026 | 04:01

Pengurangan Timbulan Sampah Plastik Bisa Dimulai dari Pasar Tradisional

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:44

Timnas Garuda Bidik Tiga Poin dari Timor Leste

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:17

Hariman hingga Bursah Zarnubi Ramaikan Peluncuran Enam Buku Isti Nugroho

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:00

Wakapolri-Wamenhut Konsolidasi Hadapi El Nino dan Karhutla

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:23

Pembunuh Perempuan di Kamar Kos di Grogol Petamburan Dibekuk

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:13

Fahira Idris Sodorkan Tujuh Rekomendasi Bangun Jakarta

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:02

Kawasan Transmigrasi Harus Punya Daya Tarik Investasi

Jumat, 31 Juli 2026 | 01:39

Peluncuran Enam Buku

Jumat, 31 Juli 2026 | 01:28

Selengkapnya