Berita

joko widodo/net

Politik

Gerindra Sarankan Jokowi Mundur

MINGGU, 04 OKTOBER 2015 | 23:13 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ketua DPP Partai Gerindra Iwan Sumule menyarankan Joko Widodo mundur dari jabatannya sebagai Presiden karena terbukti tidak becus mengatasi berbagai persoalan bangsa dan negara.

"Sudah tahu gagal dan tak mampu memimpin negara, ya lebih baik mundur saja," ujar dia saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (4/10).

Jokowi, menurut Jurubicara aktivis Pro Demokrasi ini, terus saja sibuk dengan pencitraan diri. Oleh karenanya tidak aneh jika kondisi bangsa saat ini malah makin terpuruk.


Dia menyebut pencitraan terbaru yang dipertontonkan Jokowi terkait perintahnya untuk menurunkan harga BBM.

"Itu sangat kental dengan pencitraan. "Kepretan" Gubernur Bank Indonesia kepada Jokowi sudah betul," katanya.

Belum lagi, Presiden Jokowi juga terbukti tak mampu mengelola pemerintahan dengan baik. Kabinet bekerja tanpa koordinasi. Satu menteri dengan yang lain saling "tikam". Bahkan, Menteri ESDM Sudirman Said membangkangi Jokowi terkait harga BBM. Jokowi meminta harga BBM dihitung ulang agar bisa diturunkan namun Sudirman memastikan tidak akan ada penurunan harga hingga akhir 2015 ini.

"Apa yang terjadi menunjukkan bahwa Jokowi dalam menjalankan dan mengelola negara unorganize, tak teratur dan terencana," demikian Iwan Sumule. [dem]

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Miliki Segudang Prestasi, Banu Laksmana Kini Jabat Kajari Cimahi

Jumat, 26 Desember 2025 | 05:22

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

UPDATE

Lima Penyidik Dipromosikan Jadi Kapolres, Ini Kata KPK

Senin, 05 Januari 2026 | 12:14

RI Hadapi Tantangan Ekonomi, Energi, dan Ekologis

Senin, 05 Januari 2026 | 12:07

Pendiri Synergy Policies: AS Langgar Kedaulatan Venezuela Tanpa Dasar Hukum

Senin, 05 Januari 2026 | 12:04

Pandji Pragiwaksono Pecah

Senin, 05 Januari 2026 | 12:00

Tokoh Publik Ikut Hadiri Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:58

Tak Berani Sebut AS, Dino Patti Djalal Kritik Sikap Kemlu dan Sugiono soal Venezuela

Senin, 05 Januari 2026 | 11:56

Asosiasi Ojol Tuntut Penerbitan Perpres Skema Tarif 90 Persen untuk Pengemudi

Senin, 05 Januari 2026 | 11:48

Hakim Soroti Peralihan KUHAP Baru di Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:44

Akhir Petrodolar

Senin, 05 Januari 2026 | 11:32

Kuba Siap Berjuang untuk Venezuela, Menolak Tunduk Pada AS

Senin, 05 Januari 2026 | 11:28

Selengkapnya