Berita

cnn

Obama Ikut Berduka, Serangan Udara AS Tewaskan 19 Staf Rumah Sakit dan Pasien

MINGGU, 04 OKTOBER 2015 | 08:32 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Amerika Serikat kembali menuai kecaman. Serangan udara yang mereka lakukan di Kunduz, Afghanistan. Sabtu dinihari kemarin (3/10) menghancurkan sebuah rumah sakit.

Sedikitnya 19 orang tak bersalah tewas dalam serangan itu.

Rumah sakit tersebut dikelola kelompok Dokter Tanpa Batas atau Medecins Sans Frontieres (MSF).


Dari 19 korban tewas, 12 adalah staf rumah sakit dan 7 lainnya adalah pasien. Selain korban tewas, dilaporkan sekurang-kurangnya 37 orang terluka ringan dan serius.

Ada banyak pasien dan staf yang masih belum terdata. Jumlah korban bisa terus bertambah,” uajr MSF dalam keterangannya seperti dikutip dari CNN.

Juga disebutkan bahwa serangan terus berlanjut kendati sudah ada laporan bahwa yang terkena pengeboman adalah sebuah rumah sakit.

Seorang pejabat militer AS mengatakan, saat ini sedang dilakukan penyelidikan apakah sebuah pesawat pengebom jenis AC-130 milik negara itu bertanggung jawab dalam serangan. Disebutkan bahwa keberadaan pesawat itu di kawasan tersebut adalah untuk melindungi objek militer AS dari serangan Taliban.

Sementara Preside Barack Hussein Obama dalam keterangannya menyatakan ikut berduka cita.

"Kementerian Pertahanan tengah melakukan investigasi penuh dan kita akan menunggu hasil dari peyelidikan sebelum membuat tuduhan yang definitif pada tragedi ini," ujar Obama. [dem]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

IKA BEM Nusantara Ajak Elemen Bangsa Dukung Program Ketahanan Pangan

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:56

Bergerak Bersama Menuju Sila Kelima Pancasila

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:30

TNI Tembus Medan Terjal Salurkan 2 Ton Logistik di Kabupaten Puncak

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:09

Buka Turnamen Tenis Beregu

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:42

531 Atlet Taekwondo Terbaik Asia Siap Bertarung Demi Kehormatan Negara

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:24

Prabowo Harus Rombak Kabinet Buntut Tingkat Kepuasan Publik Melorot

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:04

Zanzabella Singgung "Si Ono" dan Rekaman CCTV: Pertengkaran Pasti Ada Sebabnya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:35

Pelaporan ESG Tahun 2026 Indonesia

Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:05

Ustaz Novel: LGBT Bahaya Laten dengan Daya Rusak Luar Biasa

Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:39

Tragedi KM Mutiara Sentosa 2: Keluarga Cemas Banyak Penumpang Tak Masuk Manifes

Minggu, 02 Agustus 2026 | 21:53

Selengkapnya