Menteri Agraria dan Tata Ruang Republik Indonesia (RI), Ferry Mursyidan Baldan, meresmikan gedung baru Jimmulya, salah satu perusahaan bidang energi yang berpusat di Palembang, Sabtu (3/10).
Ferry mengaku datang langsung karena merasa Jimmulya sudah memberikan kontribusi positif bagi Indonesia. Apalagi, perusahaan yang sudah berdiri 40 tahun lalu tersebut juga banyak membantu dalam eksplorasi minyak yang ada di Indonesia.
"Jimmulya, dapat menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan lain di Indonesia, yang tetap eksis menjaga kredibilitasnya sebagai perusahaan berkembang, yang tetap menjaga lingkungan, dan bermanfaat bagi masyarakat banyak," imbuhnya.
Meski perusahaan tersebut berkantor pusat di Palembang, kiprah Jimmulya saat saat ini sudah sampai ke beberapa daerah di Asia Tenggara. Itu menjadi kebanggan tersendiri bagi Indonesia, mengingat ada perusahaan lokal yang sudah go internasional.
"Kita bangga dengan pengembangan yang terus dilakukan Jimmulya. Kami harap kedepan Jimmulya dapat memberikan kontribusi bagi Indonesia. Apalagi saya dengar, jika Jimmulya sedang mengembangkan distribusi pupuk, yang dapat membantu petani di Indonesia. Itu merupakan hal yang sangat positif," jelas Ferry seperti diberitakan
RMOL Sumsel.
Sementara itu, Pimpinan Perusahaan Jimmulya corp, Andrew Gomez menuturkan, Jimmulya merupakan perusahaan yang sudah memberikan suport industri energi minyak dan gas. Lebih dari 30 tahun, PT Jimmulya, secara spesifik memberikan suport kepada hampir seluruh perusahaan yang bergerak di bidang eksplorasi pertambangan, seperti sesimik operation.
"Saat ini, Jimmulya sudah mengembangkan sayapnya di Asia Tenggara, dan beberapa perusahaan minyak dan gas di Asia Tenggara, sudah mempercayai perusahaan kami, untuk suport service terhadap industri minyak dan gas di beberappa negara seperti, Malaysia, Brunai Darusallam, dan beberapa negara di Asia Tenggara," tuturnya.
Sebagai bentuk sumbangsih Jimmulya kepada Indonesia, saat ini pihaknya juga sedang mengembangkan distribusi pupuk organik untuk mengembangkan pertnanian yang ada di Indonesia.
"Ada pengembangan pupuk organik yang dikembangkan negara Jerman bernama magic green. Dimana, pupuk organik dengan kandungan mineral yang sangat tinggi, yang mampu memberikan hasil panen bagi petani di Indonesia," jelas putra ketiga Jimmy Go, pemilik dari PT. Jimmulya, usai peresmian gedung Jimmulya, di jalan R.Sukamto Palembang.
Saat ini, Jimmulya terus berinovasi memberikan kontribusi untuk Indonesia. Perusahaan keluarga yang kini sudah berkembang di Asia Tenggara tersebut, memilik kantor pusat di Palembang, dan beberapa kantor cabang di Indonesia, termasuk di beberapa negara di Asia Tenggara.
"Untuk kantor pusat, kita tetap di Palembang. Karena kita ingin memberikan kontribusi bagi kota Palembang, dimana sebagai tempat pertama Jimmulya berdiri," tandasnya.
Pada persmian kantor pusat Jimmulya, hadir juga, Walikota Palembang Harnojoyo, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pengairan Provinsi Sumsel, dan beberapa tokoh masyarakat di Sumatera Selatan (Sumsel).
[sam]