Berita

Bisnis

Salurkan Dana Guru, Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan-BNI Teken MOU

KAMIS, 01 OKTOBER 2015 | 18:55 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

BNI bersama Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemdikbud menandatangani MOU tentang penggunaan jasa-jasa keuangan penyediaan, khususnya untuk penyaluran tenaga profesi guru dan tenaga pendidik.

MOU ditandatangani Direktur Jaringan & Layanan BNI, Adi Sulistyowati dengan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemdikbud, Sumarna Surapranata, di Jakarta, Kamis (30/9).

Menurut Adi Sulistyowati, dalam kerjasama ini BNI berperan sebagai bank penyalur program tunjangan profesi guru dengan melalui pembukaan rekening tabungan  untuk para guru.


"Kerjasama BNI dengan Kemdikbud bukanlah hal baru. Selama ini kerjsama telah terjalin baik diantaranya menjadi bank operasional, pembayaran payroll, penyaluran dana bantuan operasional sekolah (BOS), pemberian beasiswa, program Indonesia Pintar, dan lainnya," kata perempuan yang akrab disapa Susi tersebut.

Data Kemdikbud menyebutkan, saat ini ada sekitar tiga juta guru yang berpotensi untuk memanfaatkan transaksi atau jasa keuangannya melalui bank. Sehingga, BNI siap melayani penyaluran dana dengan jaringan yang tersebar di seluruh Indonesia yang berjumlah mencapai 1.700 outlet.

Pada acara penandatanganan MOU, Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan mengharapkan adanya hubungan yang bersifat mutual trust danmutual benefit. Hal ini dapat diwujudkan dengan membuat penghargaan khusus keanggotaan guru dengan kartu co-branding dan terhadap guru-guru yang berprestasi dapat diberikan perlakuan keringanan baik di lounge, toko buku, tiket perjalanan, dan lainnya.

"Dengan jumlah outlet yang besar dan tersebar luas serta sistem yang dimiliki, BNI siap mendukung dan menyukseskan berbagai program yang dipunyai Kemendikbud," ujar Susi.[dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya