Berita

Nusantara

Pilkada Tangsel Terancam Tak Bersih

RABU, 30 SEPTEMBER 2015 | 18:38 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pemindahan terpidana kasus suap Akil Mochtar, Tubagus Chaeri Wardhana (TCW) dari Lapas Sukamiskin ke Rutan Serang sarat kepentingan politik.

"TCW dalam keluarga dinasti Banten adalah mesin politik dalam kegiatan Pilkada. Maka, tak ayal kepindahannya sangat sarat kepentingan. Apalagi dilakukan dalam empat bulan kedepan atau hingga Pilkada selesai," ujar Ketua Koalisi Masyarakat Sipil Tangerang Selatan, Benu Novit Naeng, dalam keterangan pers yang diterima redaksi, Rabu (30/9).

TCW pada tanggal 22 September 2015 dipindahkan dari Lapas Sukamiskin Bandung ke Rutan Serang Klas II dan menempati kamar nomor 14. Benu menilai alasan pemindahan suami Airin Rachmi Diany itu karena diperlukan sebagai saksi terkait dugaan korupsi Alkes Tangsel pada APBD-Perubahan tahun 2012 sangat tidak rasional.


"Bila TCW diperlukan sebagai saksi maka bisa didatangkan dari Bandung. Apalagi, keperluan jadi saksi hanya satu sampai dua kali. Tidak perlu memberikan waktu tinggal TCW di Rutan Serang selama empat bulan," katanya.

Suhendar sebagai Koordinator Tangerang Public Transparency Watch (Truth) mengatakan dengan pemindahan TCW ini membuat kondisi di Banten menjadi tidak aman lagi. Keinginan untuk menghasilkan Pilkada yang bersih dan adanya tekanan dari pihak luar tak bisa dihindarkan. Apalagi, TCW tersangkut dalam kasus suap pilkada Lebak.

"Kejagung harus segera bertindak dan menarik TCW ke Sukamiskin Bandung untuk menghasilkan Pilkada bersih dan keamanan bagi saksi kunci lainnya," tukasnya.[dem]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya