Berita

Bisnis

Paket Ekonomi Jilid II Bukan Obat Mujarab

RABU, 30 SEPTEMBER 2015 | 17:13 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Paket kebijakan ekonomi jilid II yang fokus terhadap industri, ekspor dan keuangan diyakini tidak akan menjadi obat mujarab mengatasi permasalahan ekonomi yang saat ini sudah mulai memasuki 'lampu merah'.

"Perlu kami ingatkan bahwa saat ini yang dibutuhkan pelaku usaha dan industri nasional tidak hanya paket regulasi dan deregulasi, tapi lebih pada dukungan riil," ujar Ketua Komisi VI DPR RI, Hafisz Tohir, dalam keterangannya.

Menurut Hafisz, dukungan riil tersebut berupa stimulus dengan menggelontorkan dana untuk meningkatkan kredit di sektor riil. Langkah ini, katanya, sudah dilakukan pemerintah Malaysia.


"Jokowi kan bilang duit kita masih banyak. Nah, cash money  yang mengendap di bank-bank pemerintah segera digerakkan. Bantu itu pelaku usaha dan UKM di sektor produktif dan sektor ril di masyarakat," katanya.  
                                         
Di sisi lain, menurut politisi PAN ini, pemerintah perlu memberi perhatian terkait hutang pemerintah dan swasta yang saat ini mencapai 303 miliar dolar AS, atau sudah  hampir 50 persen dari DSR.

"Artinya ini sudah mendekati lampu kuning bahkan ini sudah mulai masuk merah. Pemerintah harus hati-hati betul soal ini," tukasnya.[dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Venezuela Kecam Keras Serangan Militer AS, Maduro Umumkan Darurat Nasional

Sabtu, 03 Januari 2026 | 19:56

Kemenimipas Siapkan 968 Tempat Kerja Sosial

Sabtu, 03 Januari 2026 | 19:41

Trump Klaim Tangkap Presiden Venezuela Usai Bombardir Caracas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 18:56

Parpol Pragmatis, Koalisi Permanen Tidak Mudah

Sabtu, 03 Januari 2026 | 18:45

Pimpinan Ponpes Gontor Meninggal, Ini Jadwal Salat Jenazah dan Pemakaman

Sabtu, 03 Januari 2026 | 17:54

Sikap Parpol Dukung Pilkada Dilakukan DPRD Bisa Berubah

Sabtu, 03 Januari 2026 | 17:20

Pemilu Digital: Upaya Memutus Tuntas Biaya Tinggi dan Akal-akalan Demokrasi

Sabtu, 03 Januari 2026 | 16:30

Bank Mandiri Sinergi dengan Kemhan Bangun 5 Jembatan Bailey

Sabtu, 03 Januari 2026 | 15:55

Bulog Jamin Stok Beras di Sumatera Aman Usai 70 Ribu Hektare Sawah Terendam Banjir

Sabtu, 03 Januari 2026 | 15:11

Motorola Umumkan Tanggal Peluncuran Razr Edisi Khusus Piala Dunia 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 14:56

Selengkapnya