Berita

abdullah rasyid/net

Ekonomi Jokowi Menipu Diri Sendiri

RABU, 30 SEPTEMBER 2015 | 09:27 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kondisi ekonomi seperti sekarang ini, dimana nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terjun bebas, dan inflasi naik tidak terkendali yang mengakibatkan daya beli masyarakat jatuh, tidak akan membuat investor tertarik melakukan investasi.

Kebijakan ini seperti memanjakan para kapitalis dan kaum neoliberalisme. Ini tidak sesuai dengan amanat Trisakti Bung Karno,” ujar Direktur Sabang Merauke Institute, Abdullah Rasyid, dalam perbincangan dengan redaksi, Rabu pagi (30/9).

Seperti diumumkan pemerintahan Joko Widodo kemarin (Selasa, 29/9), di dalam paket ekonomi itu pemerintah memberikan fasilitas khusus kepada investor yang bisa menanamkan modal minimal Rp 100 miliar dan menyerap tenaga kerja minimal 1.000 orang. Fasilitas itu berupa proses izin invetasi selama tiga jam. Sebelumnya proses izin investasi memakan waktu selama 8 hari.


Kata Rasyid lagi, kebijakan ekonomi semakin melawan Trisakti manakala kita memperhatikan postur APBN yang tidak realistis, baik dari sisi asumsi penerimaan dan pengeluaran, juga nilai tukar rupiah, suku bunga SUN, dan inflasi.

"Ini sama saja artinya pemerintah menipu diri sendiri," ujar Sekretaris Nasional Boemi Peotera itu.

Menurut Rasyid, idealnya pemerintah mereformasi ekonomi dengan berbagai kebijakan yang memperkuat aktor ekonomi dalam negeri sehingga tenaga kerja yang terserap bisa dalam jumlah yang jauh lebih besar dan meningkatkan industri dalam negeri untuk mendongkrak ekspor. [dem]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Usai Raup Dana Jumbo, Danantara Diminta Transparan Soal Penyaluran Investasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:13

SLA Lampaui Target, Helita jadi Andalan Baru Layanan Digital Tangsel

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:09

Garda Bangsa: Program Pemerintah Dirasakan Masyarakat, Harus Dikawal

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:37

TVRI Jelaskan Proses, Cakupan, dan Distribusi Hak Siar FIFA hingga 2027

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:06

AMMSI: Penyesuaian Operasional MBG Perkuat Efisiensi Anggaran dan Tata Kelola Program

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:00

Ace Hasan Dorong Alumni UIN Jakarta Terus Berkontribusi untuk Bangsa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:24

Program 3 Juta Rumah Dipercepat, Pemerintah dan Danantara Bahas Meikarta hingga Inpres Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:08

Tiga Besar Fortune Southeast Asia 500, Pertamina: Motivasi Perkuat Ketahanan Energi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03

Saham Intel Melesat Usai Pernyataan Trump

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:32

Polisi Ungkap Rekayasa Perampokan di Menteng, Pelaku Dendam ke Korban Sejak 2020

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05

Selengkapnya