Berita

Titiek Soeharto/net

Wawancara

WAWANCARA

Titiek Soeharto: Munaslub Solusi Terbaik Akhiri Konflik Partai Golkar

RABU, 30 SEPTEMBER 2015 | 08:54 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Sudah banyak tokoh Partai Golkar mengusulkan perlu­nya digelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) untuk menyelesaikan konflik partai berlambang pohon beringin itu.

Tapi hingga kini, Munaslub partai yang pernah berkuasa se­lama 32 tahun di era Orde Baru itu, tidak pernah terwujud.

Artinya, dualisme partai tetap terjadi, yakni kubu Aburizal Bakrie yang merupakan hasil Munas Bali, dan kubu Agung Laksono hasil Munas Ancol Jakarta.


Bagaimana tanggapan Wakil Ketua Umum Partai Golkar versi Munas Bali Siti Hediati Haryadi atau yang akrab disapa Titiek Soeharto? Simak wawancara Rakyat Merdeka dengan Titiek Soeharto melalui sambungan telepon, kemarin:

Bagaimana tanggapan Anda menenai usulan Munaslub?
Itu solusi terbaik bagi kisruh Partai Golkar. Tidak ada cara lain yang lebih elegan bagi partai kami kalau tidak melalui Munaslub.

Persoalan siapa yang memimpin Partai Golkar ke depan, biarlah semua peserta Munaslub yang akan menentukan.

Mengapa Anda setuju Munaslub segera dilaksana­kan?
Munaslub memang sudah waktunya untuk dilaksanakan. Kalau tidak, akan berlarut-larut terus persoalan kepengurusan Partai Golkar.

Apa dasar utama mendor­ong Munaslub itu?
Sampai saat ini, kepemimpi­nan di tubuh Golkar masih ter­pecah. Ada yang ke kubu sana, ada yang ke kubu sini. Saya kira, memang Munaslub yang bisa mencarikan solusi terbaik bagi Golkar. Biarkan teman-teman para peserta Munaslub dari daerah yang menentukan Munaslub ini akan seperti apa ke depan.

Apakah karena pertarungan politik yang kurang mengun­tungkan bagi Golkar sehingga perlu Munaslub?
Memang Golkar harus ber­satu. Itu bisa dilakukan melalui Munaslub. Apalagi akhir tahun ini digelar pilkada serentak. Sampai saat ini posisi Golkar dan para calon yang akan diusung masih kacau balau. Ada yang ke pihak sana, ada yang ke pihak sini. Ini tidak boleh dibiarkan terus-terus. Harus bersatu.

Apa ada keinginan Anda atau anggota Keluarga Cendana untuk memimpin Golkar lewat Munaslub?
He-he-he, biarlah saya kon­sentrasi dengan tugas di DPR saja. Mengenai itu, biarlah dis­erahkan ke forum Munaslub. Biarkan peserta dari daerah-daerah yang menentukan.

Apa tidak ada solusi lain untuk menyelesaikan konflik itu?
Saya kira banyak langkah sudah diupayakan, tapi ya nya­tanya masih begini. Jadi, ya Munaslub itu menjadi upaya menyatukan, konsolidasi dan menyelesaikan persoalan yang ada. Bagaimana pun Golkar harus bersatu.

Jadi, Munaslub ini akan tetap dilaksanakan?
Ya kita lihat saja nanti. ***

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Bareskrim Bongkar Tempat Jual Beli Ekstasi di Tempat Hiburan Malam

Rabu, 18 Maret 2026 | 03:59

Ekonom Sambut Baik Kerja Sama RI-Jepang soal Energi Hijau

Rabu, 18 Maret 2026 | 03:45

NKRI di Persimpangan Jalan

Rabu, 18 Maret 2026 | 03:13

Legislator Kebon Sirih Bareng Walkot Jakbar Sidak Terminal Kalideres

Rabu, 18 Maret 2026 | 02:50

Menhan: Masyarakat Harus Benar-benar Merasakan Kehadiran TNI

Rabu, 18 Maret 2026 | 02:25

RI Siapkan Tameng Hadapi Investigasi Dagang AS

Rabu, 18 Maret 2026 | 02:08

Kemenhub Tegaskan Penerbangan ke Luar Negeri Tetap Beroperasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 01:50

Teheran Diserang Lagi, Israel Klaim Bunuh Dua Pejabat Tinggi Iran

Rabu, 18 Maret 2026 | 01:30

Sopir Taksi Daring Lapor Polisi Usai Dituduh Curi Akun Mobile Legend

Rabu, 18 Maret 2026 | 01:10

BI Beri Sinyal Tidak Akan Pangkas Suku Bunga Imbas Gejolak Global

Rabu, 18 Maret 2026 | 00:50

Selengkapnya