Berita

KASN Dinilai Kayak Macan Ompong

MINGGU, 27 SEPTEMBER 2015 | 21:58 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ketua Forum Peduli Pendidikan (FPP), Alvian, kecewa Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) tidak menggubris laporannya mengenai dugaan tindak pidana korupsi, penyalahgunaan wewenang, jabatan dan pelanggaran kode etik di lingkungan Pemerintahan Kota Tangerang.

"Seharusnya KASN bergerak dengan cepat, dan langsung melakukan pengawasan dan pemeriksaan," kata Alvian dalam keterangan pers yang diterima redaksi, Minggu (27/9).

Dia menjelaskan telah membuat laporan ke KASN, yakni adanya dugaan kepala dinas pendidikan dan kebudayaan Kota Tangerang telah menerbitkan SK no 420/kep0020-dinas P&K/2015 tentang petunjuk teknis penerimaan peserta didik baru tahun 2015 yang berisi seluruh tatacara penerimaan siswa yang hanya melalui jalur prestasi, luar kota dan jalur umum.


Patut diduga kuat panitia pelaksana PPDB, pejabat Dinas Pendidikan dan anggota DPRD telah memperjual belikan formulir kepada pihak-pihak tertentu sehingga pihak sekolah menerima formulir yang telah diberi tanda khusus tersebut untuk dapat diterima sebagai peserta didik.

"Tindakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Kepala Sekolah telah merugikan masyarakat dengan melakukan penambahan jumlah siswa dengan cara-cara yang illegal dengan melanggar ketentuan yang telah diatur dalam juknis tentang tatacara pendaftaran dan jalur penerimaan peserta didik baru," tegas Alvian.


"Kalau dilihat ini merupakan masalah yang amat besar, dan KASN jangan hanya diam saja seperti macam ompong. Kami pun memasukkan laporan tersebut sudah lebih dari satu bulan, tapi sampai saat ini tidak ada jawab sama sekali," kata Alvian.

Disamping itu, FPP juga menduga jika dalam proses pengangkatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang, tidak sesuai dengan prosedur. Pasalnya, dalam proses seleksi tidak ada panitia seleksi dan berbau unsur politik.

"Proses penseleksian Sekda Kota Tangerang tidak transparan, seharusnya dibuka lelang jabatan Sekda secara umum kepublik," pungkas Alvian yang meminta KASN untuk segera turun ke lapangan melakukan kroscek.[dem]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

IKA BEM Nusantara Ajak Elemen Bangsa Dukung Program Ketahanan Pangan

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:56

Bergerak Bersama Menuju Sila Kelima Pancasila

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:30

TNI Tembus Medan Terjal Salurkan 2 Ton Logistik di Kabupaten Puncak

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:09

Buka Turnamen Tenis Beregu

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:42

531 Atlet Taekwondo Terbaik Asia Siap Bertarung Demi Kehormatan Negara

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:24

Prabowo Harus Rombak Kabinet Buntut Tingkat Kepuasan Publik Melorot

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:04

Zanzabella Singgung "Si Ono" dan Rekaman CCTV: Pertengkaran Pasti Ada Sebabnya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:35

Pelaporan ESG Tahun 2026 Indonesia

Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:05

Ustaz Novel: LGBT Bahaya Laten dengan Daya Rusak Luar Biasa

Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:39

Tragedi KM Mutiara Sentosa 2: Keluarga Cemas Banyak Penumpang Tak Masuk Manifes

Minggu, 02 Agustus 2026 | 21:53

Selengkapnya