Berita

Ini Cerita Jemaah Haji Indonesia Lolos dari Maut di Mina

JUMAT, 25 SEPTEMBER 2015 | 07:37 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Lokasi tragedi Mina 2015, Jalan 2014, bukan jalan yang biasa digunakan jemaah haji asal Indonesia. Namun begitu ada juga jemaah haji Indonesia yang melintasinya saat aksi saling dorong terjadi Kamis pagi (24/9) dan menewaskan lebih dari 700 jemaah.

Ketua Komisi VIII DPR RI Saleh Partaonan Daulay yang sedang meninjau lokasi kejadian mengatakan dirinya bertanya kepada seorang jemaah haji asal Indonesia yang ada di lokasi saat tragedi terjadi.

"Pertanyaan saya, mengapa mereka pergi melontar sebelum jadwal yang disampaikan pemerintah?" ujar Saleh dalam perbincangan dengan redaksi.


Menurut sang jemaah haji, pagi hari itu mereka diminta sarapan di tenda. Sebelum sarapan, ada beberapa orang jemaah yang ingin segera melontar jumrah. Namun karena sarapan sudah disediakan, mereka menunda keberangkatan sampai selesai makan.

Setelah selesai makan, ada beberapa orang yang mengajak berangkat.

"Untuk kasus jamaah yang saya wawancarai itu, rombongan mereka ada sekitar 20 orang. Mereka berangkat bukan atas instruksi resmi dari PPHI. Mereka berangkat atas inisiatif sendiri. Sementara jadwal resmi jamaah Indonesia melontar adalah selepas subuh, sore hari, dan malam hari. Namun mereka tetap berangkat," cerita Saleh.

Menurut jemaah itu, isteri terjatuh di tengah kepanilan. Dia segera mengangkat sekuat tenaga dan membawa sang istri ke pinggir. Semua orang panik. Korban ada di mana-mana.

"Untungnya, ada jamaah asal Maroko yang membantunya mengangkat isterinya masuk ke tenda mereka. Di sanalah mereka berdiam sampai keadaan sedikit tenang. Selanjutnya, mereka kembali ke pemondokan mereka," demikian Saleh. [dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya