Berita

repro

Dunia

Huckabee: Obama Tidak Menyambut Paus Fransiskus dengan Baik

KAMIS, 24 SEPTEMBER 2015 | 18:08 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Agama Presiden Amerika Serikat Barack Hussein Obama kembali jadi bahan pembicaraan di kalangan politisi Amerika Serikat. Adalah mantan Gubernur Arkansas, Mike Huckabee yang membawa persoalan ini ke ruang publik saat ditanya oleh NewsmaxTV.

Menurutnya, sambutan Obama terhadap Paus Fransiskus yang sedang mengunjungi Amerika Serikat kurang pantas.

Awalnya, Huckabee ditanya tentang pendapat salah seorang kandidat presiden, Ben Carson yang mengatakan, Muslim seharusnya tidak menjadi presiden di negeri itu.


Huckabee sempat mengatakan, tidak ada ujian mengenai agama untuk pejabat publik, sebelum dia menyinggung Obama.

"Saya tidak begitu peduli dengan keyakinan yang dimiliki seseorang. Saya lebih peduli dengan keaslian keyakinan mereka dan bagaimana mereka memainnkannya dalam politik," ujar Huckabee.

"Saya juga peduli dengan seseorang yang percaya dia Kristen dan berpura-pura menjadi (Kristen), dan kemudian dia mengatakan dia (benar-benar Kristen), tetapi melakukan hal-hal yang membuat itu sangat sulit bagi orang yang mempraktikan keyakinan Kristen mereka," ujarnya.

"Saya kecewa bila seseorang mengatakan: saya Kristen, tetapi dia dia mengundang Paus ke rumahnya dan kemudian mengundang orang-orang lain yang berbeda pandangan dengan kebijakan Gereja Katolik. Saya kita ada yang tidak benar tentang hal itu," katanya lagi.

Sebelumnya, Huckabee juga berkicau di akun Twitter miliknya, menyatakan betapa dia kecewa karena Obama tidak melakukan pekerjaan yang lebih baik dalam menyambut Paus Fransiskus meskipun dia menjemput Paus di Pangkalan Udara Andrews Air Force Base.

"I welcome @Pontifex to America & offer my apologies that @POTUS will not offer him the warm, respectful welcome he deserves #PopeInUS," tulis Huckabee. [dem]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya