Berita

basuki tjahja purnama/net

Ternyata, Bukan Ahok yang Bikin Cantik Kali Jakarta

SELASA, 22 SEPTEMBER 2015 | 23:32 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Masyarakat dan terutama kalangan media diingatkan agar tidak mudah terkecoh oleh klaim Gubernur Basuki Tjahja Purnama alias Ahok dan para pendukungnya mengenai pembangunan kali di Jakarta.

Pembangunan kali di Jakarta dalam beberapa tahun terakhir ini adalah pekerjaan pemerintah pusat. Adapun Pemprov DKI Jakarta hanya bertugas mengawal pembebasan lahan.

Demikian disampaikan aktivis Lawan Ahok, Andi Sinulingga, Kamis malam (22/9). Andi menyebut Ahok sebagai pembohong besar.


"Para wartawan harus diingatkan bahwa semua tentang Ahok adalah yang Ahok klaim sendiri. Para wartawan harus diberikan info bahwa kali Cikini, kali Manggarai, kali BKT sepanjang 21 KM, kali Gunung Sahari itu dirampungkan (pada masa) Gubernur Fauzi Bowo, bukan Ahok," tulis Andi dalam laman Facebook miliknya.

Andi mengatakan, Fauzi Bowo tidak berani mengklaim perkerjaan normalisasi kali karena masih mempunyai moral dan rasa malu.

"Sejatinya itu semua proyek Kementerian PU, proyek pemerintah pusat. Tugas Pemprov DKI hanya membebaskan lahan saja. Hanya itu," sambungnya.

Andi meminta Ahok untuk jujur dan mengakui pembebasan lahan untuk normalisasi kali yang dilakukan gubernur sebelumnya tanpa menumpahkan setetes darahpun.

"Ahok baru memulai membebaskan lahan Kampung Pulo dan memang itu sudah waktunya. Jika Fauzi Bowo yang jadi gubernur pun, memang sudah rencana waktunya dan seharusnya sudah rampung tahun 2013 lalu," masih kata Andi.

Dengan demikian, "Anda terlambat dua tahun dari rencana pembangunan normalisasi kali, Hok," demikian Andi Sinulingga. [dem]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya