Berita

Mun Su Gyong/cnn

Dunia

Wanita Korea Utara Menghilang, Diduga Diculik Mata-mata Korea Selatan

SELASA, 22 SEPTEMBER 2015 | 09:15 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Empat tahun lalu Mun Su Gyong menghilang dari tempatnya bekerja, restoran milik pemerintah Korea Utara di Phnom Penh, Kamboja. Ketika itu ia berusia 20 tahun, dan tengah bersiap-siap kembali ke Korea Utara untuk melanjutkan pendidikan ke universitas.

Wanita asal Pyongyang itu diduga diculik oleh agen Korea Selatan yang menyamar sebagai pengusaha Korea Utara yang kerap berkunjung ke restoran tempatnya bekerja.

Kisah Mun So Gyong diturunkan CNN edisi hari ini.


Beberapa minggu sebelum menghilang, Mun So Gyong mengirimkan sepucuk surat dan foto dirinya ke orang tuanya di kampung halaman. Di dalam surat dia berkata akan kembali ke Pyongyang dalam beberapa minggu, dan meminta orangtuanya mempersiapkan keperluannya untuk memulai pendidikan di universitas.

Menurut teman-teman kerjanya, Mun So Gyong diculik oleh seorang pria yang kerap berkunjung ke restoran. Manajer restoran percaya, Mun So Gyong diculik oleh agen Korea Selatan.

Pemerintah Korea Selatan sudah barang tentu membantah tudingan itu.

Baru-baru ini kru CNN mengunjungi kediaman orang tua Mun Su Gyong di Pyongyang.

"Setiap hari begitu kembali dari tempat kerja saya ke kamarnya untuk melihat apakah ada yang berubah, apakah dia sudah datang," ujar ibu Su Gyong, Kim Sun Jong.

Kim Sun Jong adalah seorang artis, dan suaminya Mun Sung Jin adalah seorang perwira polisi.

Kepada kru CNN Kim Sun Jong menitipkan pesan untuk anaknya.

"Ibu akan menunggu sampai akhir hayat Ibu. Ibu percaya, kamu tertipu untuk pergi ke sana (Korea Selatan). Ibu percaya kamu," ujarnya. [dem]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya