Berita

rizal djalil/net

BPK Soroti Kinerja Keuangan Pemerintahan Jokowi

MINGGU, 20 SEPTEMBER 2015 | 21:46 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pemerintahan Joko Widodo seharusnya tidak perlu menambah utang baru. Jumlah piutang yang belum ditagih cukup besar dan cukup untuk membangun berbagai proyek infrastruktur yang jadi prioritas pemerintah.

Hal itu disampaikan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Rizal Djalil di Jakarta, siang tadi (Minggu, 20/9).

Menurut catatan BPK, jumlah piutang yang belum ditagih mencapai angka Rp 233 triliun.


Angka sebesar itu terdiri dari piutang sektor pajak sebesar Rp 91,7 triliun, ditambah piutang dari Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) Rp 141,3 triliun.

Dari sektor pajak, menurut Rizal, piutang terbesar adalah piutang PPh pasal 25 badan sebesar Rp 23,12 triliun, piutang PPN dalam negeri sebesar Rp 21,445 triliun dan piutang PBB pertambangan sebesar Rp 9 triliun.

Sedangkan piutang negara dari PNBP di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencapai Rp 23,123 triliun.

Masih menurut Rizal Djalil, selain piutang negara Rp 233 triliun itu, terdapat piutang PNBP yang belum final karena menunggu keputusan dari pengadilan pajak sebesar Rp 78 tirliun. [dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya