Berita

Dunia

Lagi-lagi Korea Utara Memprotes Indonesia

MINGGU, 20 SEPTEMBER 2015 | 21:02 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pemerintah Republik Rakyat Demokratik Korea (RRDK) atau Korea Utara kembali memprotes pemerintah Indonesia. Pasalnya, pemerintah Indonesia membiarkan aksi kelompok anti-Korea Utara menyebarkan fitnah terhadap negeri itu.

Kegiatan anti-Korea Utara dan fitnah yang dimaksud adalah Pekan HAM Korea Utara yang diselenggarakan Lembaga Studi Advokasi Masyarakat (Elsam), Universitas Indonesia, dan Universitas Padjadjaran, pada tanggal 15 hingga 19 September. Penyelenggara menggelar sejumlah kegiatan di beberapa tempat, seperti kafe Dia.lo.gue Artspace di Kemang, juga Universitas Indonesia dan Universitas Padjadjaran, juga di Lotte Shopping Avenue, Jakarta.

Surat protes dilayangkan Kedubes Korea Utara di Jakarta pada tanggal 15 September begitu mendapat kabar mengenai penyelenggaraan Pekan HAM Korea Utara ini. Namun sampai hari ini, pihak Kementerian Luar Negeri Indonesia sama sekali belum mengambil tindakan apapun terkait protes yang diajukan Korea Utara.


"Kami sudah kirimkan protes ke Kementerian Luar Negeri RI, tapi belum ada respon," ujar Charge d’Affaires Kedubes Korea Utara di Jakarta, Ro Hyong Ju, dalam perbincangan dengan redaksi (Minggu, 20/9).

Dalam surat protes yang dikirimkan tanggal 15 September, Kedubes RRDK mengatakan, "...menyampaikan sesal terhadap kerap kali terjadinya di Indonesia hal yang tidak baik bagi hubungan sahabat antara kedua negara kita dan kami meminta bantuan agar mereka segera menghentikan kegiatan yang merupakan aksi fitnah serius terhadap suatu negara berdaulat."

Bulan Februari lalu, Kedubes RRDK juga menyampaikan protes kepada pemerintah Indonesia karena penyelenggaraan kegiatan yang kurang lebih sama di Jakarta. Protes keras juga disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Kil Song yang berkunjung ke Jakarta pada 14 Februari 2015. [dem]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

IKA BEM Nusantara Ajak Elemen Bangsa Dukung Program Ketahanan Pangan

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:56

Bergerak Bersama Menuju Sila Kelima Pancasila

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:30

TNI Tembus Medan Terjal Salurkan 2 Ton Logistik di Kabupaten Puncak

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:09

Buka Turnamen Tenis Beregu

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:42

531 Atlet Taekwondo Terbaik Asia Siap Bertarung Demi Kehormatan Negara

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:24

Prabowo Harus Rombak Kabinet Buntut Tingkat Kepuasan Publik Melorot

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:04

Zanzabella Singgung "Si Ono" dan Rekaman CCTV: Pertengkaran Pasti Ada Sebabnya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:35

Pelaporan ESG Tahun 2026 Indonesia

Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:05

Ustaz Novel: LGBT Bahaya Laten dengan Daya Rusak Luar Biasa

Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:39

Tragedi KM Mutiara Sentosa 2: Keluarga Cemas Banyak Penumpang Tak Masuk Manifes

Minggu, 02 Agustus 2026 | 21:53

Selengkapnya