Berita

rizal ramli/net

Rizal Ramli Diminta Waspada, Ada yang Mau Memangsa Dirinya

MINGGU, 20 SEPTEMBER 2015 | 20:27 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Dukungan dari masyarakat luas terus mengalir untuk Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli yang kini dikenal sebagai sang Rajawali. Mereka percaya kepretan Rizal Ramli efektif untuk menghentikan aksi penggarongan dari dalam yang dilakukan oleh orang-orang yang seharusnya memperhatikan nasib rakyat.

Tak sedikit yang meminta Rizal Ramli agar berhati-hati karena sudah pasti manuver rajawali kepret mengganggu kelompok established.

Dukungan dan permintaan agar Rizal Ramli berhati-hati disampaikan sejumlah pemilik akun Facebook yang mengomentari catatan Tendangan Bebas (Tebas) Adhie Massardi yang berjudul Setelah Dikepret Rajawali. Dalam artikel itu, Kordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) itu mengatakan, kelompok di dalam lingkaran Istana yang tidak pro-rakyat setelah dikepret mendadak berteriak soal kepentingan rakyat banyak. Namun, karena tidak biasa, pernyataan-pernyataan mereka dinilai Adhie Massardi wagu.


Berikut kami kutipkan beberapa komentar dari Facebookers. Komentar-komentar ini diedit agar memenuhi kaidah penulisan yang baku. Berikut beberapa komentar itu:

Mas Adhie Massardi, syukurlah kita ucapkan kepada Bapak RR (Rizal Ramli), dan rakyat di belakangnya. Bersihkan negeri ini dari antek-antek saudagar dan asing itu, khususnya yang tidak pro rakyat. Salam kami untuk Pak RR. John Sari Halolo

"Srigala" dan "tikus" sedang mengintai dan menunggu "rajawali" lengah untuk dimangsa. Waspada, waspada. Goraha Sidadolog

Lanjutkan perjuanganmu RR! Kepret saja si (Sofyan) Wanandi Cs. Yansurya

Mantap. Sesuatu banget deh Om RR yang begitu geram dengan ulah para pencoleng uang negara dalam bentuk kebijakan yang korup minta didukung oleh kekuasaan yang legal. Abang Samuel Silaen

Yang anti Adhie Massardi dan RR, yang sering menghujat kedua orang ini, ngomong dong. Ingin tahu isi otak Anda. Satrio Rizkesumo Aji Nugroho

Kalau di Indonesia ada 10 Rizal Ramli dan para koruptor dipenjara minimum 25 tahun tanpa remisi, majulah Indonesia. Karma Proehoeman

Kadang banyak hal yang tidak kita mengerti. Biarlah rajawali-rajawali yang melakukan kepretan untuk pembenahan di negeri ini. Manuel Lahengke Nusa

Ya, Rajawali mohon hati-hati. Mereka bersatu berkomplot mengintai saatnya Rajawali lengah. Kita dukung, berdoa, bersatu agar Rajawali tidak lengah mengawal negara agar rakyat tidak jadi sapi perahan nafsu angkara para begundal rampok-rampok uang negara. Jaka Setiawan

Bagaimana komentar Anda? [dem]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya