Berita

ahmad heryawan/net

HAJI 2015

Gubernur Jabar Temukan Tiga Jamaah Terlantar di Pemondokan

MINGGU, 20 SEPTEMBER 2015 | 10:28 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Gubernur Provinsi Jawa Barat (Jabar) Ahmad Heryawan meminta para petugas haji lebih teliti dalam memberikan layanan dan pendampingan kepada semua jamaah terutama, jemaah resti (resiko tinggi).

Hal itu disampaikannya kepada para Ketua Regu (Karu), Ketua Tombongan (Karom), TPIH, TPHD, dan TPHI, di Pemondokan Jamaah Reguler di Kawasan Aziziah, Makkah, Sabtu (19/9) melalui siaran persnya.

"Jangan ada lagi jamaah yang terpisah dari regu atau rombongan pada saat prosesi haji dilakukan. Jangan ada lagi jamaah yang terbengkalai berjam-jam belum mendapatkan pemondokan, terutama sekali jamaah yang tergabung dalam KBIH," tegas Aher, sapaan akrabnya, menjelang dua hari jamaah bergerak ke Arafah, Mudzdalifah, dan Mina (Armina).


Aher mengatakan, malam pertama dirinya tiba ke Tanah Suci bersama kloter terakhir (kloter 67), ditemukan tiga orang jamaah terlantar di pemondokan akibat ditinggal karomnya (KBIH).

"Ukuran mabrur saudara (pendamping haji) ada dua hal, yaitu bagaimana dapat melaksanakan prosesi haji dengan benar, juga dapat melaksanakan tugas pelayanan jamaah secara amanah," terangnya.

Aher juga berjanji akan lebih meningkatkan layanan haji untuk jamaah asal Jabar. Tahun depan, Pemprov Jabar akan menganggarkan dana untuk program penataran bagi para petugas haji, terutama bagi para ketua regu dan ketua rombongan. Penataran itu dinilainya sangat penting, mengingat para petugas inilah yang berada di garis paling depan dalam melayani jamaah.

Seperti dilansir dari RMOL Jabar, hadir dalam arahan itu, Asisten Kesra Pemprov Jabar, Kepala Kanwil Depag Jabar, dan Kepala Biro Yansos Pemprov Jabar. [rus]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya