Berita

paus fransiskus dan raul castro/bbc

Dunia

Paus Fransiskus: Perdamaian AS dan Kuba Model bagi Dunia

MINGGU, 20 SEPTEMBER 2015 | 09:49 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Paus Fransiskus menyambut baik peredaan ketegangan antara Kuba dan Amerika Serikat. Menurutnya, detente itu adalah model resolusi konflik yang baik bagi dunia.

Pemimpin umat Katolik dunia itu meminta agar Presiden Kuba Raul Castro dan Presiden Amerika Serikat Barack Hussein Obama menormalisasi hubungan kedua negara.

Paus Fransiskus melawat ke Kuba dan Amerika Serikat selama 10 hari. Ia tiba di Havana, Kuba, pada hari Sabtu kemarin (19/9), dan disambut Raul Castro.


Pernyataan Paus Fransiskus ini dinilai mengejutkan karena sebelumnya Vatikan memastikan Paus Fransiskus tidak akan menyampaikan pesan politik secara eksplisit. Paus Fransiskus disebutkan memainkan peranan penting dalam 18 bulan terakhir di balik peredaan ketegangan antara kedua negara.

"Kita menyaksikan sebuah peristiwa yang mengisi kita dengan harapan, proses normalisasi hubungan antara kedua masyarakat setelah ketegangan bertahun-tahun," ujar Paus Fransiskus di Bandara Jose Marti, Italia, sebelum terbang menuju Havana.

Desember 2014 Kuba dan Amerika Serikat sepakat untuk mengurangi ketegangan. Pada pertengahan Agustus 2015 ini Amerika Serikat secara resmi membuka Kedutaan Besar AS di Havana, kendati belum memiliki Dutabesar definitif.

Di sisi lain, pemerintahan Obama masih membutuhkan dukungan dari Kongres AS untuk mencabut embargo ekonomi untuk Kuba.

Sebelum berangkat ke Kuba, Paus Fransiskus juga menyampaikan salam kepada Fidel Castro yang kemungkinan akan bertemu dengannya hari ini (Minggu, 20/9). Pertemuan dengan Fidel Castro akan menjadi sebuah pertemuan bersejarah. [dem]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya