Berita

dani setiawan/net

Politik

Proyek Freeport untuk BUMN Jangan Nihilkan Materi Renegosiasi

JUMAT, 18 SEPTEMBER 2015 | 22:09 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

PT Freeport Indonesia (FI) berencana memberikan proyek pengadaan barang dan jasa kepada sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Analis Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI) Dani Setiawan mengingatkan kontrak kerjasama ini tidak boleh menihilkan materi renegosiasi dengan Freeport.

"Terutama terkait pelaksanaan undang-undang minerba, dalam hal kewajiban PT FI membangun smalter di Indonesia untuk program hilirisasi," katanya kepada redaksi, Jumat (18/9).


Selain itu, kata Dani, kontrak tersebut juga tidak boleh menghilangkan renegosiasi untuk meningkatkan pembayaran royalti PT FI kepada negara.

"Kontrak ini juga tidak boleh menghilangkan kewajiban divestasi oleh Freeport Indonesia," imbuh dia.

Di lain hal, Dani menilai, kerjasama kontrak dengan BUMN ini sangat potensial melemahkan posisi Indonesia dalam renegosiasi dengan PT FI. Bahkan, praktek ini dapat dipersepsikan pemerintah merendahkan kemampuan bangsa sendiri.

"Jangan memosisikan BUMN sekelas subkontraktor proyek-proyek swasta padahal BUMN sebenarnya bisa menjadi pengelola kekayaan sumberdaya alam di Papua. Bukan malah diserahkan kepada pihak asing," demikian Dani.[dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya