Berita

Jokowi Diharapkan Wujudkan Kedaulatan Pangan

JUMAT, 18 SEPTEMBER 2015 | 18:08 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pemerintah diminta untuk segera menciptakan kedaulatan pangan. Untuk mewujudkan kedaulatan pangan, diperlukan sinegitas antar kementerian terkait.

Permintaan tersebut disampaikan anggota Komisi IV DPR RI, Fadholi, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta (Jumat, 18/9).

Sinergitas antar kementerian yang dibutuhkan, katanya, yakni antar Kementerian Pertanian (Kementan), Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Kehutanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, dan juga Kementerian Agraria.


‎"Kami terus mendorong kerjasama antar kementeria untuk mewujudkan kedaulatan pangan," katanya.

Selain itu, lanjut Fadholi, permasalahan produksi juga harus diperhatikan dengan baik seperti masalah irigasi. Hal ini diperlukan untuk mengatasi musim kemarau yang minim air.

"Begitu juga waktu musim hujan irigasi harus diperhatikan salurannya agar tidak tersumbat," kata politisi Partai Nasdem itu.
‎
Selain itu, kata anggota Majelis Kehormatan Dewan (MKD) ini, yang perlu diparhatyikan terkait kebakaran lahan gambut yang juga mengganggu lahan-lahan pertanian.

"Jadi kita telah melakukan kordinasi bersama sama agar kebakaran lahan dan hutan bisa secepatnya teratasi," kata dia.

Fadholi mengapresiasi tindakan kepolisian yang telah menetapkan 133 tersangka pembakaran lahan dan hutan.

"‎Penegak hukum harus memberikan sanksi yang tegas kepada para pelanggar yang terutama mereka sengaja membakar," tegas Kapoksi Komisi IV dari Fraksi Nasdem ini.

Tidak cukup sampai disitu, lanjut dia, perusahaan atau kelompok-kelompol yang secara sengaja melakukan pembakaran maka harus dicabut izinya.

"Pemerintah harus harus tegas. Semuanya yang melanggar harus ditindak karena hukum tidak boleh dibeda- bedakan‎," kata dia.[dem]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

IKA BEM Nusantara Ajak Elemen Bangsa Dukung Program Ketahanan Pangan

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:56

Bergerak Bersama Menuju Sila Kelima Pancasila

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:30

TNI Tembus Medan Terjal Salurkan 2 Ton Logistik di Kabupaten Puncak

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:09

Buka Turnamen Tenis Beregu

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:42

531 Atlet Taekwondo Terbaik Asia Siap Bertarung Demi Kehormatan Negara

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:24

Prabowo Harus Rombak Kabinet Buntut Tingkat Kepuasan Publik Melorot

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:04

Zanzabella Singgung "Si Ono" dan Rekaman CCTV: Pertengkaran Pasti Ada Sebabnya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:35

Pelaporan ESG Tahun 2026 Indonesia

Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:05

Ustaz Novel: LGBT Bahaya Laten dengan Daya Rusak Luar Biasa

Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:39

Tragedi KM Mutiara Sentosa 2: Keluarga Cemas Banyak Penumpang Tak Masuk Manifes

Minggu, 02 Agustus 2026 | 21:53

Selengkapnya