Berita

foto:pengkostrad

Brigjen Herry: Bertugas di Perbatasan Adalah Suatu Kehormatan

JUMAT, 18 SEPTEMBER 2015 | 08:15 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Setelah sembilan bulan menjalankan tugasnya sebagai Satuan Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Republik Indonesia-Republik Demokratik Timor Leste, Yonif 514/R/9/2 pada Kamis (17/9) kemarin dilaksanakan upacara serah terima pengamanan kepada Satgas Yonarmed 11/Kostrad berlangsung di Lapangan Upacara Mako Lantamal 7 Bolok Kupang. Bertindak selaku inspektur upacara Komandan Korem 161 Wirasakti Kupang Brigjen TNI Herry wiranto.
 
Dalam amanatnya, Panglima Kodam 9 Udayana Mayor Jenderal TNI M.Setyo Sularso seperti yang dibacakan Brigjen Herry mengatakan, mengingat sampai saat ini di perbatasan RI-RDTL masih terjadi banyak penyelundupan seperti sembako dan BBM serta pelintas batas illegal, diharapkan kepada Satgas Yonarmed 11/Kostrad yang baru bertugas hendaknya melaksanakan tugasnya dengan maksimal dalam mengawal wilayah perbatasan RI-RDTL agar tetap kondusif.
 
Menurut Danrem bertugas di wilayah perbatasan negara adalah suatu kehormatan, Batalyon Yonarmed 11/Kostrad adalah batalyon terpilih dari batalyon TNI untuk mengawal perbatasan.
 

 
"Anda bertugas di perbatasan adalah suatu kehormatan karena menjadi batalyon pilihan dari TNI untuk mengawal perbatasan RI-RDTL, oleh karenanya agar kepercayaan yang sudah diberikan tersebut dilaksanakan dengan semangat, para prajurit harus mampu diuji di perbatasan dan selama menjalankan tugas di perbatasan untuk selalu mawas diri dan pengendalian diri," tegasnya.

Batalyon Yonarmed 11/Kostrad  beranggotakan 350 personel TNI AD, selama 9 bulan ke depan Batalyon Armed 11/Kostrad akan mengawal sektor barat meliputi Pos Batas Mota Ain dan Motamasin di Atambua. [rus]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya