Berita

Politik

Menag: Semoga Pemerintah Saudi Merealisasikan Santunan untuk Korban Crane

RABU, 16 SEPTEMBER 2015 | 22:56 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin berharap ‎pemerintah Saudi Arabia merealisasikan pemberian diyat atau santunan kepada korban kecelakaan crane di Masjidil Haram, Mekkah.

‎"Pemerintah Indonesia berharap hal itu (santunan) betul-betul bisa direalisasikan, sehingga bagi keluarga korban ada sesuatu yang bermanfaat bagi mereka. Mudah-mudahan pemerintah Saudi Arabia bisa merealisasikannya," ujar Menteri Lukman di Saudi Arabia seperti disiarkan salah satu stasiun televisi swasta nasional, Rabu (16/5).

Menteri Lukman tahu kabar akan ada ‎pemberian diyat bagi korban musibah jatuhnya crane sejak kemarin dari pemberitaan surat kabar di Saudi. Namun dia memastikan hingga saat ini pihaknya belum menerima penjelasan resmi dari pemerintah Saudi.


Pemberitaan sejumlah surat kabar di Saudi menyebutkan bahwa Raja Salman bin Abdul Aziz akan memberikan santunan bagi seluruh calon haji yang menjadi korban musibah jatuhnya crane pada Jumat (11/9) pekan lalu.

P‎emerintah Kerajaan Arab Saudi akan memberikan bantuan kepada korban meninggal dan cacat seumur hidup ‎sebesar satu juta riyal atau sekitar Rp 3,8 miliar.‎ Selain itu, Pemerintah Arab Saudi juga akan memberikan bantuan sebesar 500 ribu riyal atau sekitar Rp 1,9 miliar kepada setiap korban yang terluka.

Bantuan lainnya adalah menghajikan dua orang dari keluarga korban yang meninggal sebagai tamu kehormatan kerajaan pada musim haji 1436H atau tahun 2016M, serta memberikan visa kunjungan khusus kepada keluarga korban yang masih menetap di rumah sakit selama periode yang tersisas dari musim haji tahun ini.‎

Akibat musibah itu sebanyak 11 jemaah Indonesia meninggal dunia dan 42 jemaah mengalami luka berat dan ringan. Saat ini 23 jemaah telah kembali ke kelompok terbang (kloter) masing-masing dan 19 orang masih dirawat di rumah sakit milik Pemerintah Arab Saudi.

‎"Sampai saat ini kami terus mengkonfirmasi kejelasan kabar mengenai hal ini. Tadi pagi sudah kami tugaskan petugas untuk mengklarifikasi dan mengkonfirmasi kepada pihak berwenang di pemerintahan Saudi Arabia," demikian Menteri Lukman.[dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya