Berita

Bisnis

Orang Dekat Prabowo: Lalu Kapan Ekonomi Meroketnya?

RABU, 16 SEPTEMBER 2015 | 18:23 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tidak menunjukkan tanda-tanda perbaikan, bahkan cenderung semakin menakutkan. Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon khawatir rupiah akan dibandrol hingga Rp 15 ribu  jika pemerintah tidak menangani serius.

"Kalau rupiah tembus 15 ribu per dolar AS, bisa-bisa rakyat minta reformasi jilid II," kata Waketum DPP Partai Gerindra itu di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Rabu (16/9).

Kalau rupiah tembus Rp 15 ribu, menurut dia, akan banyak perusahaan malakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dan pengangguran menumpuk lagi.


"Buruh jadi berhenti, itu harus ditangani serius, itu sudah titik terendah dari 1998, waktu huru-hara Mei itu di level Rp 13 ribu loh, itu sudah terlalu jauh, kalau tidak diantisipasi ya saya khawatir," jelasnya.

Dia menegaskan, kondisi saat ini sangat dibutuhkan leadership dan bukan blusukan dan pencitraan untuk mengantisipasi semakin terpuruknya perekonomian Indonesia yang berpengaruh kepada nilai tukar rupiah.

"Perlu iklim yang kondusif untuk perbaiki ekonomi, koordinasi yang ada belum terjadi dan justru berdebat di depan publik," tegasnya.

Fadli juga mempertanyakan soal pernyataan Presiden Joko Widodo yang mengatakan perekonomian Indonesia akan bangkit kembali.

"Bahkan Jokowi pernah bilang sambil nunjuk tangan eknomi Indonesia akan meroket, nah ni kan sudah Septmber, lalu kapan meroketnya?" pungkas Fadli. [sam]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya