Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sementara, Taufiequrrachman Ruki langsung mengultimatum Kombes Aris Budiman dan AKBP Setiadi. Aris dilantik sebagai Direktur Penyidikan KPK dan Setiadi sebagai Kepala Biro Hukum.
Kepada keduanya, Ruki menegaskan bahwa dirinya tak segan0segan melakukan pencopotan bila pekerjaannya tidak beres.
"Buat kami, satu tahun akan kita lihat. Anda tidak perform, kami kembalikan. Anda perform, kita perpanjang," kata Ruki di Auditorium KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (16/9).
Ruki menilai, pimpinan KPK sudah tahu betul latar belakang dari kedua perwira menengah Polri tersebut. Terlebih, keduanya sudah ditelusuri rekam jejaknya dalam proses seleksi jabatan di KPK.
"Saudara Setiadi, ketika saudara menjadi Kapolres di Tanah Laut, kami tahu benar apa yang saudara lakukan. Saudara Aris, saya tahu benar ketika Anda jadi Direktur Reserse Kriminal," jelas dia.
Purnawirawan Jenderal Bintang dua Polri ini meminta keduanya menjaga terus kepercayaan yang diberikan kepada mereka. Keduanya harus membuktikan amanah yang diberikan dengan cara bekerja dengan semaksimal mungkin.
"Saya ingin mengatakan jujur, sangat sulit tetapi buktikan bahwa saudara adalah perwira polisi yang bisa dipercaya dan bisa mengemban tugas dengan baik. Karena berdasarkan penelusuran, potensi, dan juga kompetensi yang anda miliki, anda memiliki kemampuan dan kapabilitas yang cukup. Sekarang tinggal Anda membuktikan kepercayaan itu," tegas Ruki.
Mendengar permintaan sang komandan, keduanya langsung menjawab , 'Siap' dengan suara lantang.
[sam]