Berita

Ruki Ultimatum Dirdik dan Biro Hukum KPK

RABU, 16 SEPTEMBER 2015 | 16:50 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sementara, Taufiequrrachman Ruki langsung mengultimatum Kombes Aris Budiman dan AKBP Setiadi. Aris dilantik sebagai Direktur Penyidikan KPK dan Setiadi sebagai Kepala Biro Hukum.

Kepada keduanya, Ruki menegaskan bahwa dirinya tak segan0segan melakukan pencopotan bila pekerjaannya tidak beres.

"Buat kami, satu tahun akan kita lihat. Anda tidak perform, kami kembalikan. Anda perform, kita perpanjang," kata Ruki di Auditorium KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (16/9).


Ruki menilai, pimpinan KPK sudah tahu betul latar belakang dari kedua perwira menengah Polri tersebut. Terlebih, keduanya sudah ditelusuri rekam jejaknya dalam proses seleksi jabatan di KPK.

"Saudara Setiadi, ketika saudara menjadi Kapolres di Tanah Laut, kami tahu benar apa yang saudara lakukan. Saudara Aris, saya tahu benar ketika Anda jadi Direktur Reserse Kriminal," jelas dia.

Purnawirawan Jenderal Bintang dua Polri ini meminta keduanya menjaga terus kepercayaan yang diberikan kepada mereka. Keduanya harus membuktikan amanah yang diberikan dengan cara bekerja dengan semaksimal mungkin.

"Saya ingin mengatakan jujur, sangat sulit tetapi buktikan bahwa saudara adalah perwira polisi yang bisa dipercaya dan bisa mengemban tugas dengan baik. Karena berdasarkan penelusuran, potensi, dan juga kompetensi yang anda miliki, anda memiliki kemampuan dan kapabilitas yang cukup. Sekarang tinggal Anda membuktikan kepercayaan itu," tegas Ruki.

Mendengar permintaan sang komandan, keduanya langsung menjawab , 'Siap' dengan suara lantang. [sam]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

Hindari Work From Home Jumat dan Senin

Kamis, 26 Maret 2026 | 02:13

Permainan Kubu Jokowi dalam Kasus Tuduhan Ijazah Palsu Makin Ngawur

Kamis, 26 Maret 2026 | 02:11

Prabowo Perintahkan Bahlil Cari Sumber Pendapatan Sektor Mineral

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:37

RS Jiwa Dipenuhi Pecandu Game Online dan Judol

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:14

Buntut Penangguhan Yaqut, Kasus Kuota Haji Bisa Berlarut-larut

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:01

Tiket Taman Margasatwa Ragunan Tetap Dipatok Rp4 Ribu

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:28

Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:19

Pelanggaran Personel BAIS TNI Tidak Berdiri Sendiri

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:05

Satgas PRR Percepat Penyelesaian Hunian Tersisa

Rabu, 25 Maret 2026 | 23:25

MBG cuma 5 Hari Potensi Hemat Rp40 Triliun per Tahun

Rabu, 25 Maret 2026 | 23:22

Selengkapnya