Berita

johan budi/net

KPK Garap Puluhan Anggota DPRD Sumut

RABU, 16 SEPTEMBER 2015 | 14:54 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

. Pelaksana Tugas (Plt) Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Johan Budi SP mengatakan bahwa pihaknya saat ini tengah fokus memeriksa puluhan anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) terkait pembatalan pengajuan hak interpelasi ke Gubernur Sumut non-aktif, Gatot Pujo Nugroho, yang diduga ada unsur suap di dalam dalamnya.

Johan menambahkan, hingga saat ini penyidik masih bekerja di Medan untuk menentukan status kasus dugaan suap yang  diduga dilakukan Gubernur nonaktif Gatot Pujo Nugroho.

"Penyelidikan sedang dilakukan, sudah lebih dari 50 orang," kata Pelaksana Tugas Pimpinan KPK, Johan Budi di gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (16/9).


Rencananya, proses pemeriksaan rampung akhir minggu ini. Setelah itu, hasilnya baru dirapatkan para pimpinan KPK untuk kemudian ditentukan statusnya, apakah layak dinaikan menjadi penyidikan.

"Kalau sudah penyidikan berati sudah ada tersangkannya," lanjut Johan.

KPK sudah mengantongi bukti awal soal keterlibatan Gatot dalam kasus ini. Nantinya dari bukti- bukti yang sudah dimiliki ini, akan dikonfirmasi kebenarannya di depan para saksi yang akan ditingkatkan statusnya menjadi tersangka. [ysa]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Kebijakan WFH Sehari Tunggu Persetujuan Presiden

Kamis, 26 Maret 2026 | 12:03

Tito Pastikan Skema WFH Sehari Tak Hambat Layanan Pemda

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:55

Purbaya Guyur Dana Lagi Rp100 Triliun ke Bank Himbara

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:45

Efisiensi Anggaran Harus Terukur dan Terarah

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:33

Pengamat Soroti Pertemuan Anies, SBY, dan AHY: CLBK Jelang 2029

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:22

Prabowo Tambah 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp239 Triliun

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:16

Efisiensi Energi Jangan Korbankan Pendidikan lewat Pembelajaran Daring

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:11

Emas Antam Mandek, Buyback Merosot ke Rp2,49 Juta per Gram

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:01

Akreditasi Dapur MBG Jangan Hanya Formalitas

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:00

KSP: Anggaran Pendidikan Tak Dikurangi

Kamis, 26 Maret 2026 | 10:58

Selengkapnya