Berita

GIB: Komplotan Saudagar Ingin Singkirkan Rizal Ramli

RABU, 16 SEPTEMBER 2015 | 07:09 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Patut dapat diduga kelompok saudagar terganggu dengan manuver Menko Maritim dan Sumber Daya Alam, Rizal Ramli. Karena itu mereka ingin menyingkirkan Rizal Ramli, salah satu caranya adalah mengadu domba Rizal Ramli dengan Presiden Joko Widodo. Demikian pandangan Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB), Adhie Massardi, dalam perbincangan dengan redaksi pagi ini (Rabu, 16/9).

Menurut Adhie Massardi, indikasi terakhir dapat dilihat dari pemberitaan media massa berbasis internet milik pengusaha Chairul Tandjung yang dekat dengan mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Di CNNIndonesia.com edisi kemarin (Selasa, 15/9), diterbitkan berita pelintiran dari pernyataan Rizal Ramli di kantor Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang dikemas dengan judul bombastis: "Rizal Ramli Sebut Revolusi Mental ala Jokowi Omong Kosong".


"Mengingat CNN memiliki reputasi internasional, saya yakin itu bukan sekedar kesalahan penafsiran wartawannya. Melainkan memang ada desain besar untuk membenturkan Rizal Ramli dengan Jokowi. Karena para saudagar yang dibesarkan dengan kekuasaan gerah melihat sepakterjang Rizal Ramli yng konsisten memerangi KKN di republik ini," ujar Adhie.

Sebelumnya, Sofyan Wanandi, saudagar yang dibesarkan rezim Soeharto, lewat posisinya sebagai Ketua Tim Ahli Wapres Jusuf Kalla, meminta Jokowi untuk menertibkan Rizal Ramli.

"Para saudagar yang dibesarkan oleh jaringan kekuasaan tampaknya memang mulai mempertontonkan kegeraman kepada Rizal Ramli. Mereka lupa, zaman terus berubah. Kesadaran rakyat kian menguat. Dan sudah muak melihat segalabentuk KKN di negeri ini," demikian Adhie Massardi. [dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya