Berita

Hukum

UU KPK Lex Specialis, Jangan Masuk RUU KUHP

SELASA, 15 SEPTEMBER 2015 | 16:24 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memberikan masukan mengenai rancangan undang-undang (RUU) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Kemarin Dirjen Perundang-undangan Kemenkumham datang ke gedung KPK memberikan draf RUU KUHP. Dalam pertemuan itu Kemenkumham ingin meminta masukan dari KPK salah satunya berkaitan dengan tindak pidana korupsi.

"Kalau di UU KPK bersifat lex spesialis, khusus, jadi jangan masuk dalam RUU KUHP, itu menjadi umum enggak jadi khusus lagi, nah itu bagaimana," kata Plt Pimpinan KPK Johan Budi di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta (Selasa, 15/9).


Oleh karena itu, lanjut Johan, KPK sedang menyiapkan daftar isian masalah DIM yang berkaitan dengan draf itu di KPK.

Sebenarnya, sambung dia, KPK sudah membuat ‎anotasi dalam bentuk buku, dan itu pernah KPK sampaikan kepada Mensesneg Pratikno pada waktu lalu.

"Itu salah satu kajian KPK terkait RUU KUHP, tentu KPK pelaksan UU bukan pembuat uu, tapi bagaimanapun juga langkah Kemenkumham dan pemerintah untuk meminta masukan ke KPK sudah bagus. Tapi jangan sekedar meminta masukan, kondisi DIM sudah kita masukan tapi enggak dipakai ya itu percuma saja," demikian Johan.[dem]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya