Berita

Pertahanan

1.059 Prajurit TNI Diterjunkan ke Riau Atasi Kebakaran Hutan

SELASA, 15 SEPTEMBER 2015 | 16:11 WIB | LAPORAN:

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo memberangkatkan 1.059 prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Operasi Penanggulangan Kebakaran Hutan di wilayah Pekanbaru, Riau. Prajurit diberangkatkan melalui suatu upacara militer di Taxi Way Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (15/9).
 
Satgas Operasi Penanggulangan Kebakaran Hutan yang dipimpin oleh Kolonel Inf Dwi Suharjo (Asintel Divif-1/Kostrad) sebagai Komandan Satgas, terdiri  dari berbagai satuan yaitu: Divif-1 Kostrad-Cilodong (TNI AD) sebanyak 708 personel, Marinir (TNI AL) dan Paskhas (TNI AU) sebanyak 351 personel.
 
Pasukan tersebut diterbangkan dengan 1 Pesawat Hercules dan 3 Pesawat NC-295, hari ini melalui Lanud Halim Perdanakusuma. Mereka bertugas di Pekanbaru-Riau selama 14 hari. Selama melaksanakan tugas memadamkan api, para prajurit TNI tersebut dilengkapi alat penanggulangan kebakaran dan asap.


Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dalam pengarahannya antara lain mengatakan, penanggulangan terhadap kebakaran hutan dan pencemaran asap yang semakin meluas di wilayah Riau dan sekitarnya merupakan tugas mulia bagi seorang prajurit, kemuliaan itu terletak pada tugas untuk menyelamatkan ekosistem hutan dan dampak yang ditimbulkan terhadap masyarakat.
 
"Kepada setiap satuan tugas agar dapat menyisir pada setiap sudut hutan yang berpotensi terhadap timbulnya titik api kebakaran dan memanfaatkan serta mengefektifkan  alat pemadaman yang dibawa, serta hendaknya prajurit tidak mudah menyerah terhadap kondisi yang ada dan senantiasa memperhatikan faktor keamanan dalam kondisi yang sulit sekalipun," kata Panglima TNI.
 
Turut hadir pada acara tersebut, Kepala BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana)  Laksda TNI (Purn) Willem Rampangilei, Kasum TNI Marsdya TNI Dede Rusamsi, S.E.,M.M., Wakasau Marsdya TNI Bagus Puruhito serta pejabat di lingkungan Mabes TNI dan Angkatan.[dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya