Berita

Saleh Partaonan Daulay/NET

Politik

Tim Pengawas Haji DPR Kecewa Pelayanan Transportasi Jamaah di Madinah

SELASA, 15 SEPTEMBER 2015 | 14:29 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Tim Pengawas Penyelenggaraan Ibadah Haji DPR RI mendesak pemerintah untuk melakukan evaluasi terhadap transportasi naqobah bagi jamaah haji Indonesia selama berada di tanah suci. Tim Pengawas Haji menilai kualitas layanan angkutan jamaah haji Indonesia tidak memadai.

Hal itu terungkap saat Tim Pengawas Penyelenggaraan Ibadah Haji DPR RI meninjau pemondokan, katering, transportasi dan fasilitas pelayanan kesehatan bagi jamaah haji di Madinah.

Kunjungan ini dilakukan dalam rangka pengawasan pelaksanaan ibadah haji tahun 2015 yang dipimpin Ketua Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Saleh Partaonan Daulay.


"Kami melihat bahwa bus yang disediakan naqobah, untuk jamaah Indonesia mendapat bus Abu Sarhad dengan kualitas seadanya. Sementara tadi kami melihat untuk jamaah dari turki dengan bus yang sama mendapatkan kualitas yang jauh lebih baik,” ujar Saleh Partaonan Daulay.

Saleh menambahkan, usulan Kementerian Agama yang menginginkan upgrade naqobah agar jamaah mendapatkan pelayanan yang lebih baik dinilai tidak perlu, sebab tidak ada jaminan jamaah dapat menggunakan bus dengan kondisi yang lebih baik.    

"Perlu ada negosiasi dengan pihak naqobah." tuturnya.

Selain itu juga, lanjut Saleh, Tim engawas Penyelenggaraan Ibadah Haji DPR RI mendorong Kementerian Agama untuk dapat menyiapkan sejumlah bus cadangan agar jamaah dapat terangkut dengan cepat. Termasuk, mendorong petugas di Madinah untuk bekerja optimal dalam membantu  kelancaran jamaah haji Indonesia selama berada di tanah suci.

"Kami mengimbau petugas di Madinah guna bersungguh-sungguh dalam membantu jamaah," tegas Saleh.

Untuk lebih memperlancar penyelenggaraan ibadah haji, Tim Pengawas Penyelenggaraan Ibadah Haji DPR RI mendesak pemerintah lebih meningkatkan peran diplomasi. Hal ini mengingat jamaah Indonesia yang terbanyak jumlahnya. Saleh berharap pihak Arab Saudi memberi perhatian khusus bagi jamaah haji asal Indonesia.[wid]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya