Berita

Sutiyoso/net

Wawancara

WAWANCARA

Sutiyoso: Tolikara Sudah Kondusif, Tapi Tetap Kami Antisipasi Untuk Perayaan Idul Adha

SELASA, 15 SEPTEMBER 2015 | 09:28 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA


Menjelang Perayaan Idul Adha, Badan Intelijen Negara (BIN) menurunkan Satuan Tugas (Satgas) untuk mengan­tisipasi terjadinya hal-hal yang mengganggu keamanan.

Khususnya di daerah yang rawan gangguan keamanan. Misalnya di Tolikara, Papua. Sebab, saat sholat Idul Fitri (17/7) lalu terjadi kerusuhan di sana.

"Kondisi di sana sudah kondusif, tapi tetap diantisipasi terjadinya hal-hal yang meng­ganggu keamanan," tegas Kepala BIN Sutiyoso kepada Rakyat Merdeka, di Jakarta, Jumat (11/9).

"Kondisi di sana sudah kondusif, tapi tetap diantisipasi terjadinya hal-hal yang meng­ganggu keamanan," tegas Kepala BIN Sutiyoso kepada Rakyat Merdeka, di Jakarta, Jumat (11/9).

Berikut kutipan selengkap­nya:

Bagaimana Anda melihat potensi konflik di Tolikara?
Tolikara sudah selesai.

Tapi banyak kalangan meng­khawatirkan jika tragedi itu terulang. Apa ada antisipasi yang dilakukan BIN jelang hari raya Idul Adha?
Oh, itu pasti dilakukan.

Bagaimana jika ada pihak-pihak yang merusak situasi kondusif saat ini?
Sekarang sudah kondusif kon­disi di Tolikara itu.

Apa ada anggota BIN yang sudah diterjunkan ke sana untuk memastikan stabilitas keamanan?
Sudah ada di sana.

Ada berapa banyak?
Ada Satgas di Papua.

Kabarnya, jumlah anggota BIN di daerah masih kurang. Apa ini alasan Anda untuk penambahan anggaran?
Ya, utamanya untuk menam­bah anggota BIN yang ada di daerah sebanyak 1.000 personel.

Memangnya dengan pe­nambahan 1.000 personil itu, bisa dipastikan daerah aman, termasuk menghadapi pilkada serentak?
Ya, insya Allah, begitulah harapannya.

O ya, bagaimana pendapat Anda soal rencana pemben­tukan Badan Cyber?
Menurut pandangan saya, janganlah kita selalu boros den­gan membuat lembaga-lembaga baru.

Tapi wacana ini langsung dari Menko Polhukam?

Lha, itu kan wacana, masih wa­cana. Mungkin beliau juga belum tahu kalau kita punya embrio itu.

Jika Badan Cyber ini diben­tuk, apa BIN mau ikut di sana?
Kita bukan masalah ikut atau tidak. Perlu tidak cyber nasional dengan membangun lemba­ga baru, itu kan pemborosan. Kalau kita sendiri sudah mampu melaksanakan, tinggal mening­katkan aja.

Maksudnya?
Kita kan punya Detasemen dan Direktorat, tinggal kita tingkatkan.

Berarti BIN sudah menangani itu?

Memang embrio cyber intel­ligent itu kita sudah punya. Kita sudah ada embrionya. Bahkan kita sudah bisa melaku­kan defense cyber, kita bisa juga memonitor. Kemampuan kita tinggal tingkatkan kemampuan melakukan serangan. ***

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya