Berita

maruarar-hasani/net

PIALA PRESIDEN

Piala Presiden Berjalan Fair sebagaimana Pesan Jokowi

SENIN, 14 SEPTEMBER 2015 | 15:10 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Sebagaimana diamanatkan Presiden Joko Widodo, Piala Presiden berjalan dengan terbuka, fair dan transparan. Apalagi sejak awal, SC dan OC Piala Presiden juga menandatangani kerjasama dengan Price Waterhouse Coopers (PWC), yang merupakan salah satu kantor jasa professional audit terbesar dan terpercaya.

"Dengan demikian, pertandingan ini diaduit secara profesional. Sebagaimana permintaan Pak Jokowi, pertandingan harus transparan dan terbuka. Kita memang mau transpransi ini bukan hanya basa-basi. Ini harus dibuktikan di lapangan," kata Ketua SC Maruarar Sirait beberapa saat lalu (Senin, 13/9).

"Kita harus buktikan ini diaudit secara terbuka. Kita awasi terus agar akuntabilitas terukur dan benar-benar dilakukan. Kita harus jaga kepercayaan semua pihak, termasuk klub, sponsor, pemain dan publik," sambung Maruarar.


Dihubungi terpisah, pihak Price Waterhouse Coopers (PWC), Irhoan Tanudierdja, memastikan sejak kerja sama dilakukan dengan penyelanggara Piala Presiden, PWC komitmen menjaga profesinalitas. Profesionalisme serta nama besar PWC bisa menjadi semacam jaminan dalam melakukan audit. Irhoan memastikan bila selama ini juga berkomunikasi dengan Mruarar agar memang pertandingan ini berjalan transparan dan terbuka. Apalagi semua pihak punya niat baik untuk memperbaiki sepakbola Indonesia.

Sedangkan CEO Mahaka Sport, Hasani Abdul Gani, memastikan bila pihaknya sudah bekerja maksimal dalam menyelenggaran pertandingan ini. Ia pun menegaskan bahwa hak-hak kepada klub sudah dijalankan sebagaimana yang telah disampaikan sejak awal.

"Hingga saat ini, komunikasi dengan semua pihak, termasuk dengan SC, Bapak Maruarar, berjalan dengan baik. Kami memang sama-sama berangkat dari niat baik untuk memperbaiki sepakbola Indonesia," ungkap Hasani.

Hingga saat ini, semua pihak memang merasakan kegembiraan dalam turnamen Piala Presiden. Sebab utama, Piala Presiden 2015 ini berjalan dengan fair dan transparan.

""Ke depan, pertandingan yang digelar PSSI atau liga lain bisa mencontoh pertandingan ini," kata Manajer Bali United, Yabes Tanuri, saat dihubungi wartawan akhir pekan ini.

Hal yang sama disampaikan pelatih Bali United, Indra Sjafri. Indra merasa dan percaya turnamen ini merupakan bagian dari langkah perubahan sepakbola menuju ke arah yang lebih baik. Ia pun sangat terkesan dengan sosok Ketua SC Piala Presiden Maruarar Sirait yang selalu mengontrol sampai lapisan terbawah, sampai ke pelatih dan pemain.

"Pak Ara mau awasi langsung dengan terus kroscek agar sesuai harapan. Pak Ara benar-benar melindungi hak-hak pemain," kata Indra.

Demikian juga Direktur Operasional Mitra Kukar, Suswanto. Bagi Suswanto, turnamen ini benar-benar menjadi surprise. Semua pihak menjalankan komitmen dengan baik dan menjunjung tinggi profesionalisme. Baru kali ini, pertandingan sepakbola keluar dari citra kekerasaan maupun pengaturan skor.

Sementara Direktur Klub PSM Makassar, Sumirlan, juga merasa bangga dan gembira dengan Piala Presiden. Turnamen ini berhasil digelar dengan transparan, fair-play, dan dengan kualitas wasit yang sangat bagus serta berani.  Sumirlan pun memuji kinerja Ketua SC Maruarar Sirait, yang bekerja dengan profesional dan penuh perhatian. Maruarar selalu menanyakan perkembangan dan nasib klub, dan selalu menjaga komunikasi dengan baik.

Senada disampaikan Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar.  Selain kepada penyelenggara, Umuh juga mengaku bangga dan gembira sebab turnamen ini memiliki Ketua SC model Maruarar Sirait. Maruarar benar-benar komunikatif, dialogis, dan selalu bertanya langsung untuk mengawasi komitmen yang telah dijanjikan penyelenggara kepada klub. [ysa]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya