Berita

Politik

Kepretan Rizal Ramli Ampuh Lawan Politik Saudagar

MINGGU, 13 SEPTEMBER 2015 | 22:56 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Dukungan publik atas 'kepretan rajawali' Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli (RR) mendapat dukungan banyak pihak. Dengan kepretan tersebut, RR menelanjangi para pejabat kotor.  

"Track record RR dengan jurus rajawali ngepretmenelanjangi para penguasa. Yang dikira pro rakyat itu ternyata tidak," ujar Kordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie Massardi ketika berbicara dalam Forum Senator untuk Rakyat bertema "Membaca Peta Kainet, Pro Daerah Ataukah Pro Status Quo" di Jakarta, Minggu (13/9).
 
Menurut jurubicara presiden era Pemerintahan Abdurrahman Wahid ini, rajawali ngepret ala RR saat ini sangat diperlukan untuk membasmi politik saudagar yang merugikan rakyat.


Dalam politik saudagar, sebut dia, seorang pejabat menjadikan dirinya sebagai regulator, operator dan kontraktor politik sekaligus. Sederhananya, ada peran three in one di sana.

"Kalau melawan KKN ini, makin lama makin dahsyat. Jadi kalau kegaduhannya membuat perbaikan di rakyat itu fine-fine saja. Seperti yang terjadi di Korea Selatan tahun 80 an,"

Oleh karenanya, kata dia, langkah RR membuat gaduh kabinet kerja sudah tepat karena kegaduhan yang dimaksud adalah dengan membongkar praktek-praktek korupsi elit kekuasaan.

"Kalau kegaduhan memberantas KKN di level atas itu bagus saja agar ekonomi kita lebih kompetitif," jelasnya.[dem]

 

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Kebijakan WFH Sehari Tunggu Persetujuan Presiden

Kamis, 26 Maret 2026 | 12:03

Tito Pastikan Skema WFH Sehari Tak Hambat Layanan Pemda

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:55

Purbaya Guyur Dana Lagi Rp100 Triliun ke Bank Himbara

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:45

Efisiensi Anggaran Harus Terukur dan Terarah

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:33

Pengamat Soroti Pertemuan Anies, SBY, dan AHY: CLBK Jelang 2029

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:22

Prabowo Tambah 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp239 Triliun

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:16

Efisiensi Energi Jangan Korbankan Pendidikan lewat Pembelajaran Daring

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:11

Emas Antam Mandek, Buyback Merosot ke Rp2,49 Juta per Gram

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:01

Akreditasi Dapur MBG Jangan Hanya Formalitas

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:00

KSP: Anggaran Pendidikan Tak Dikurangi

Kamis, 26 Maret 2026 | 10:58

Selengkapnya