Berita

foto:net

KECELAKAAN MAKKAH

Update: Tujuh Jamaah asal Indonesia Dipastikan Wafat

MINGGU, 13 SEPTEMBER 2015 | 08:31 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Korban meninggal jamaah haji asal Indonesia akibat jatuhnya crane di Masjidil Haram Makkah, bertambah.

Kepala Daker Makkah Arsyad Hidayat memastikan bahwa hingga pagi ini ada tujuh jamaah haji Indonesia yang meninggal. Ketujuh jamaah dimaksud adalah dua jamaah yang sudah diumumkan sebelumnya dan lima jamaah baru yang dipastikan wafat setelah dilakukan verifikasi.

"Dengan demikian jamaah haji yang telah kami pastikan meninggal berjumlah tujuh orang," kata Arsyad dalam jumpa pers di Ruang Media Center Haji (MCH) Daker Makkah Arab Saudi, Minggu dinihari (13/09), waktu setempat.


Seperti dilansir dari JPNN, Arsyad menerangkan Tim Daker Makkah telah melakukan proses verifikasi sejak dari Sabtu pagi (12/09) sampai Minggu dinihari (13/09) dengan melibatkan unsur kesehatan dan perlindungan jamaah. "Prosesnya tidak sesederhana yang dibayangkan," terangnya.

"Hal sama juga dilakukan oleh misi haji negara-negara lain yang belum mendapatkan kepastian tentang kondisi jamaahnya yang jadi korban jatuhnya crane di Masjidil Haram," tambahnya.

Dari proses verifikasi itu, Arsyad memastikan bahwa  empat jamaah haji Indonesia yang selama ini dikabarkan meninggal, di luar dua nama yang sudah resmi yang dipublikasikan oleh Daker Makkah, adalah benar telah meninggal.  

"Hingga saat ini COD atas empat jamaah tersebut memang belum diterbitkan, tapi kami telah memastikannya dengan cara melihat langsung jenazah," tuturnya.

"Ada tujuh saksi yang turut menyaksikan keempat jenazah tersebut di tempat pemulasaraan jenazah di Almuaisim," ungkap Arsyad menambahkan. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya