Berita

net

Ditjen Imigrasi Antisipasi Pengungsi Ilegal

SABTU, 12 SEPTEMBER 2015 | 02:02 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Dalam rangka mengatasi lonjakan pengungsi ilegal ke Indonesia, Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM meningkatkan pengawasan dengan membentuk Tim Pengawasan Orang Asing (Tim Pora).

Tim akan bertugas di titik-titik yang biasa digunakan pengungsi untuk masuk ataupun keluar wilayah Indonesia.

"Kita kerja sama dengan TNI dan Polri," terang Kabag Humas Ditjen Imigrasi Heru Susanto di kantornya, Jalan Rasuna Said, Jakarta, Jumat (11/9).


Dia menjelaskan, kebijakan tersebut diberlakukan menyusul rencana pemerintah Australia membuka pintu bagi 12 ribu pengungsi asal Suriah. Ditjen Imigrasi menilai kebijakan pemerintah negeri Kangguru tersebut akan mengundang  pengungsi ilegal menyusup ke Indonesia.

"Ini secara tidak langsung berdampak terhadap Indonesia, karena letak geografis menjadikan Indonesia negara transit bagi pengungsi ilegal sebelum masuk ke Australia," lanjut Heru.

Perlu diketahui, saat ini Indonesia sudah menampung ribuan pengungsi dan pencari suaka dari berbagai negara. Hingga Agustus 2015, Ditjen Imigrasi mencatat ada 5.017 pencari suaka dan 3.064 pengungsi. Meski begitu, gelombang pengungsi dari negara-negara di kawasan Timur Tengah belum terjadi. [wah] 

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

UPDATE

Fakta Sidang Blueray Cargo: Kode BC1 Mengarah ke Djaka Budi Utama

Senin, 15 Juni 2026 | 18:15

Anak Buah Bahlil Irit Bicara Usai 7 Jam Diperiksa KPK

Senin, 15 Juni 2026 | 18:08

KPU Patok Anggaran Rp4,6 Triliun di Tahapan Awal Pemilu 2029

Senin, 15 Juni 2026 | 17:59

IHSG-Rupiah Menguat Sore Ini Usai AS-Iran Sepakat Damai

Senin, 15 Juni 2026 | 17:47

Demo Mahasiswa Ucapkan Selamat Atas Kegagalan Prabowo-Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 17:46

Wapres Gibran Terima Perwakilan Mahasiswa di Tengah Unjuk Rasa

Senin, 15 Juni 2026 | 17:23

Sifra Kejar Cita-cita di Sekolah Rakyat Demi Bantu Orang Tua Disabilitas

Senin, 15 Juni 2026 | 17:19

Demi Kepercayaan Masyarakat, Mahasiswa UBK Desak MBG Dihentikan

Senin, 15 Juni 2026 | 17:06

Komisi II DPR: KPU dan Bawaslu akan Tetap Eksis di 2027

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

DPR Minta Kejagung Tingkatkan Anggaran Perkara untuk Kejati dan Kejari

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

Selengkapnya