Berita

ilustrasi/net

PPP Acungi Jempol Jokowi Gerak Cepat Tinjau Kebakaran Hutan

JUMAT, 11 SEPTEMBER 2015 | 21:12 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Anggota Komisi IV DPR RI Fadli Nurzal mengapresiasi langkah Presiden Jokowi merespon cepat kasus pembakaran hutan yang terjadi di Indonesia, utamanyayang terjadi di Sumatera Selatan beberapa waktu lalu.

"Kehadiran beliau langsung ke lokasi diharapkan dapat menjawab espektasi publik yang selama ini menganggap bahwa pembakar hutan adalah orang kuat yang tak dapat disentuh," kata Fadli kepada redaksi, Jumat (11/9).

Menurut dia, langkah besar itu harus menghasilkan efek besar juga, jangan hanya memenuhi ruang opini saja. Sebab, rakyat akan tidak percaya lagi dan itu juga berdampak kepada masa depan hutan Indonesia yang semakin hancur tidak berkesudahan.


Jelas Fadli, kabut asap yang melanda sebagian negeri ini hingga ke negara tetangga, sesungguhnya tidak hanya berdampak secara ekonomis dan sosial, di sisi lain posisi Indonesia di mata dunia semakin terpuruk.

"Karena itu kita harus bergandeng tangan memberantas pembakaran hutan ini. Karena kalau tidak, cara-cara ini akan diikuti orang lain yang berpikir singkat mengelola hutan karena menganggap resikonya kecil," papar Fadli.

Politikus PPP ini juga meminta agar Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) segera menuntaskan dampak kebakaran karena kerawanan sosial dan kesehatan semakin mengkhawatirkan.

"Saya ingin mengetuk hati semua pihak bahwa hutan kita sudah rawan, generasi yang buruk adalah generasi yang disumpahi anak cucunya," demikian legislator dari dapil Sumut III ini. [sam]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya