Berita

JOKO WIDODO/NET

Nusantara

TANGGAP DARURAT ASAP

Dampak Karhutla Luar Biasa, Respon Jokowi Jangan Cuma Jadikan Opini

JUMAT, 11 SEPTEMBER 2015 | 16:23 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Respon Presiden Joko Widodo atas permasalahan kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Indonesia, khususnya di Sumatera Selatan, diapresiasi kalangan anggota DPR.

"Kehadiran beliau langsung ke lokasi diharapkan dapat menjawab espektasi publik yang selama ini menganggap bahwa pembakar hutan adalah orang kuat yang tak dapat disentuh," kata anggota Komisi IV DPR, Fadli Nurzal dalam keterangannya, Jumat (11/9).

Ia berpendapat, langkah presiden ini harus menghasilkan efek besar, jangan hanya memenuhi ruang opini semata. Sebab dampak karhutla ini tidak hanya di sektor ekonomi dan sosial, tapi juga terhadap posisi Indonesia di mata dunia.


"Karena itu kita harus bergandeng tangan memberantas pembakaran hutan ini. Karena kalau tidak, cara-cara ini akan diikuti orang lain yang berpikir singkat mengelola hutan karena menganggap resikonya kecil," tegas Fadli.

Politikus PPP ini pun meminta agar Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) segera menuntaskan dampak kebakaran karena dampaknya terhadap kesehatan juga kerawanan sosial semakin mengkhawatirkan.

"Saya ingin mengetuk hati semua pihak bahwa hutan kita sudah rawan, generasi yang buruk adalah generasi yang disumpahi anak cucunya," demikian legislator dapil Sumut III tersebut.[wid]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya