Berita

Jokowi Didesak Bentuk Lembaga Sosialisasi 4 Pilar MPR

JUMAT, 11 SEPTEMBER 2015 | 09:12 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid berharap tahun 2016 Presiden Joko Widodo sudah membentuk badan atau lembaga sosialisasi empat pilar MPR.

Ia menjelaskan, usulan pembentukan lembaga itu sudah dikomunikasikan dengan pemerintah sejak ia menjadi ketua MPR, berlanjut di masa Taufiq Kiemas dan sekarang di era Zulkifli Hasan. Menurutnya, lembaga itu memiliki tugas dan fungsi semacam Badan Pembina Pendidikan Pelaksanaan Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (BP7) di masa orde baru.

"Sekarang, kami pun terus mengusulkan kepada bapak Jokowi untuk membentuk suatu lembaga nasional di bawah presiden untuk melakukan sosialisasi yang lebih masif tentang Pancasila, UUD, NKRI dan Bihineka Tunggal Ika," kata Hidayat di sela-sela acara Pelatihan untuk Pelatih (Training of Trainers) Sosialisasi Empat Pilar MPR di Lingkungan Kopertis Wilayah IX Selawesi, di Makassar, Sulawesi Selasan, Jumat (11/9).


Desakan itu, lanjut Hidayat, selalu dikomunikasikan pimpinan MPR dengan presiden baik secara langsung maupun tidak langsung.

"Ini akan terus kami upayakan, tapi mungkin pemerintah lagi konsen menyelesaikan permasalahan di awal masa jabatannya. Mungkin tahun yang akan datang mudah-mudahan lebih tentram dan kondusif sehingga bisa dibentuk lembaga ini," papar politukus senior PKS itu.

Hidayat menambahkan, meski pun lembaga itu belum terbentuk, MPR akan terus menyosialisasikan dan menanamkan nilai-nilai empat pilar kepada masyarakat luas.

"Kata kuncinya adalah sekalipun lembaga itu tidak terbentuk, MPR terus melakukan sosialsisi 4 pilar," tukasnya.[wid]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya