Berita

Hukum

Sekalipun Mega Harus Tetap Diperiksa

SELASA, 01 SEPTEMBER 2015 | 22:40 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Jaksa Agung HM Prasetyo ditantang untuk berani membongkar secara tuntas kasus korupsi dalam pembelian piutang (cassie) oleh Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) tahun 2003 silam.

"(Kasus) itu menjadi tanggung jawab beliau. Kalau sudah berani buka kami akan terus mendorong supaya tetap dilanjutkan," kata anggota Komisi III DPR RI, Wenny Warouw kepada wartawan di Jakarta, Selasa (1/9).

Kasus cassie BPPN disebut-sebut merugikan negara ratusan triliun rupiah. Makanya Wenny meminta kejaksaan membongkar kasus tersebut sehingga sekaligus dapan menjadi koreksi atas kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintahan di era Presiden Megawati Soekarnoputri.


Dia berpandangan sebuah kasus tidak ditangani bukan atas dasar karena hal itu sebuah kebijakan atau tidak, melainkan dilihat atas waktu kadaluarsanya.

Oleh karenanya politisi Gerindra yang juga purnawirawan kepolisian bintang satu ini meminta bila dalam penyidikan mengarah untuk meminta keterangan Megawati Soekarnoputri maka hal itu harus dilakukan Jaksa Agung.

"Siapapun tidak ada kebal hukum, jangankan mantan presiden. Presiden sekalipun kalau dipanggil mau jadi saksi atau apa (keperluan penyidikan) harus datang," tukasnya.[dem]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya