Berita

Terancam Dijegal di DPR, Johan Budi Ngomong Begini

SELASA, 01 SEPTEMBER 2015 | 13:52 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

. Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sementara, Johan Budi SP tak memiliki persiapan khusus guna menjalani uji kepatutan dan kelayakan (Fit and propert tes) yang berlangsung di DPR RI.

Mantan jurubicara KPK itu mengaku hanya akan mengikuti aturan main dan prosedur yang berlaku.

"Saya ikuti saja prosesnya, saya hanya menjalankan proses yang telah dilakukan oleh pansel untuk seleksi Pimpinan KPK," jelas Johan saat dikontak Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (1/9).


Johan juga mengaku akan menyerahkan sepenuhnya kepada DPR RI mengenai nasibnya. Lolos atau tidak lolos dalam tes, Johan tetap menghormati keputusan para legislator di Komisi III itu. Begitu juga soal isu adanya penjegalan di DPR.

"Saya ikuti saja prosesnya, mengenai persiapan, tidak ada yang khusus. Soal lolos atau tidak di DPR, sepenuhnya saya serahkan penilaian kepada DPR, siapa yang terbaik menurut mereka. Kita hormati apapun putusan DPR," tandas pria yang juga pernah berkarir menjadi Deputi Pencegahan KPK ini.

Selain Johan Budi, ada tujuh capim lain yang lolos. Mereka yakni, Saut Situmorang dari BIN; Surya Tjandra seorang advokat publik; Alexander Marwata dari Hakim Ad Hoc Tipikor; Brigjen Pol Basaria Panjaitan dari kepolisian; Agus Raharjo yang menjabat sebagai Kepala Lembaga Kebijakan Barang dan Jasa Pemerintah; Sujanarko, Direktur Direktorat Pembinaan Jaringan Kerja Sama antar Komisi KPK dan Laode M Syarif, Lektor FH Unhas.

Selain 8 nama itu, ada dua nama yang sudah lolos terlebih dahulu. Yaitu, Busyro Muqoddas dan Roby Arya Brata. Jadi, 10 nama itu akan mengikuti tes uji kelayakan dan kepatutatn di Komisi III awal September 2015 ini. [sam]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Timur Tengah Memanas, PKB Ingatkan Ancaman Lonjakan Harga Pupuk

Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:53

Likuiditas Februari Tumbuh 8,7 Persen, Ditopang Belanja Pemerintah dan Kredit

Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:38

Trump Bikin Gaduh Lagi, Hormuz Disebut “Selat Trump"

Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:53

Krisis BBM Sri Lanka Mulai Mengancam Sektor Pangan

Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:17

Arus Balik Lebaran 2026 Dorong Rekor Baru Penumpang Kereta Api

Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:53

Beban Utang AS: Masalah Besar yang Masih Diabaikan Pasar

Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:24

IHSG Lesu Pasca Libur Lebaran, Asing Ramai-ramai Jual Saham

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:52

Amerika Sesumbar Bisa Habisi Iran dalam Hitungan Minggu Tanpa Perang Darat

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:40

Kapal Pertamina Masih Tertahan di Hormuz, DPR Desak Presiden Turun Tangan!

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:28

Komisi XII DPR: WFH Bukan Solusi Tunggal untuk Hemat Energi!

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:12

Selengkapnya