Berita

Abdullah Hehamahua/net

Pansel KPK dan Bareskrim Harus Terbuka

SABTU, 29 AGUSTUS 2015 | 06:01 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Mantan Penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abdullah Hehamahua meminta Bareskrim Mabes Polri dan Pansel KPK terbuka atas mama kandidat calon pimpinan yang menyandang status tersangka.

"Guna memenuhi asas transparansi, baik Bareskrim maupun pansel, nama calon tersebut perlu diumumkan sekalipun dengan inisial. Kalau Bareskrim tak sampaikan ini bisa jadi bom waktu," tuturnya saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (28/8).

Selain itu, Abdullah melanjutkan, apabila salah satu peserta yang ditetapkan sebagai tersangka ada di antara 19 nama teratas calon pimpinan KPK lainnya maka pansel bisa langsung mencoretnya sebelum diserahkan ke Presiden Joko Widodo.


"Jika Pansel belum menerima informasi Bareskrim setelah menetapkan 19 nama berarti pansel hanya mencoret nama calon tersebut dari daftar yang layak dipertimbangkan. Dalam proses penentuan delapan orang yang akan diserahkan ke Presiden," ungkapnya.

Sebelumnya, Kabareskrim Polri Komjen  Budi Waseso mengaku telah menetapkan salah satu calon pimpinan KPK jilid IV menjadi tersangka. Namun, dia enggan menyebut siapa calon pimpinan lembaga anti rasuah yang terlibat tindak pidana. [wah] 

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Timur Tengah Memanas, PKB Ingatkan Ancaman Lonjakan Harga Pupuk

Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:53

Likuiditas Februari Tumbuh 8,7 Persen, Ditopang Belanja Pemerintah dan Kredit

Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:38

Trump Bikin Gaduh Lagi, Hormuz Disebut “Selat Trump"

Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:53

Krisis BBM Sri Lanka Mulai Mengancam Sektor Pangan

Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:17

Arus Balik Lebaran 2026 Dorong Rekor Baru Penumpang Kereta Api

Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:53

Beban Utang AS: Masalah Besar yang Masih Diabaikan Pasar

Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:24

IHSG Lesu Pasca Libur Lebaran, Asing Ramai-ramai Jual Saham

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:52

Amerika Sesumbar Bisa Habisi Iran dalam Hitungan Minggu Tanpa Perang Darat

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:40

Kapal Pertamina Masih Tertahan di Hormuz, DPR Desak Presiden Turun Tangan!

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:28

Komisi XII DPR: WFH Bukan Solusi Tunggal untuk Hemat Energi!

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:12

Selengkapnya