Berita

foto:rmol

Ekspedisi Merdeka

KSAL: Saatnya Kita Jangan Membelakangi Laut

SENIN, 24 AGUSTUS 2015 | 19:07 WIB | LAPORAN:

Citra daerah pesisir selama ini lekat dengan pembuangan, kemiskinan, dan ketidakteraturan. Perilaku ini bahkan sudah membudaya hingga sungai Ciliwung.

Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Ade Supandi pun mengajak semua pihak untuk mengubah paradigma itu, yakni dengan memperlakukan wilayah pesisir, khususnya laut, sebagai halaman depan negara.

"Saatnya kita jangan membelakangi laut, sungai. Memang membutuhkan waktu," ucap KSAL Ade Supandi saat memberi sambutan dalam acara ramah tamah bersama Tim Ekspedisi Pendakian Carstensz Pyramid dan Keluarga Besar Save Our Littoral Life (SOLL) di Gedung Utama Mabes AL, Cilangkap, Jakarta Timur, pagi tadi (Senin, 24/8).


Acara ini turut dihadiri Dankormal (Mar) Mayjen Buyung Lalana, Dirjen KP3K Kementerian Kelautan dan Perikanan Sudirman Saad, Direktur Eksekutif Indonesia Maritime Institute (IMI) Dr. Y Pangoanan, serta jajaran perwira tinggi Mabes AL.

KSAL melanjutkan, sejatinya kehidupan sehari-hari di darat, tapi masa depan bangsa berasal dari laut.

Menyinggung pengibaran bendera merah putih raksasa yang dilakukan 28 pendaki di puncak Jaya juga puncak Carstenz Pyramid baru-baru ini dalam rangka peringatan kemerdekaan RI ke 70 tahun, menurut KSAL, yang terpenting dari kegiatan itu adalah membangun rasa patriotisme dan nasinalisme.

"Kalau kita lihat zaman Majapahit itu yang diperebutkan bendera. Kita tidak kalah dengan Amerika Serikat. Zaman baheula (dulu), mereka menyusuri laut sampai Madagaskar pakai kapal induk, kalau kita pakai pinisi sampai Madagaskar," ulasnya.

Dalam sambutannya, KSAL tak lupa menyampaikan selamat dan rasa terima kasih  kepada berbagai pihak yang terlibat dalam kegiatan pendakian Carstensz Pyramid bersama marinir dan SOLL di sejumlah perairan Indonesia.

"Saya menyambut baik, terima kasih kepada RMOL, Rakyat Merdeka Online. Selamat atas keberhasilan misi pendakian Carstensz Pyramid," tutur KSAL, mengakhiri.[wid]   

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya